SENAYANPOST - AM Hendropriyono yang merupakan mantan Kepala BIN menceritakan kesaksian saat tragedi G30S PKI terjadi di Jakarta.
Sebelum tragedi G30S PKI, AM Hendropriyono yang saat itu berstatus sebagai taruna yang menyambangi rumah dari mendiang Letjen Ahmad Yani.
Lebih lanjut, AM Hendropriyono bercerita bahwa ia mendatangi kediaman Letjen Ahmad Yani bersama beberapa teman beberapa jam sebelum tragedi G30S PKI.
Baca Juga: Perbandingan iPhone 15 dengan Generasi Sebelumnya, Lebih Bagus Mana?
"Tahun 1965 tanggal 30 September, saya ada di Jakarta dan saya berada di rumah almarhum Pak Yani," kata AM Hendropriyono pada 30 September 2023, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi SenayanPost.com.
"Saya menyambangi anak putri-putrinya yang waktu itu satu generasi sama saya," tambahnya.
Mantan Kepala BIN itu tak menyangka akan ada sebuah tragedi pada malamnya.
Baca Juga: Spy X Family Season 2 Episode 1 Kapan Tayang? Keluarga Forger Bersiap untuk Tantangan Baru!
"Biasalah saya sebagai taruna kan datang ke rumah anaknya cantik-cantik, itu malam kejadian," terangnya.
Saat itu, ia mendatangi rumah Ahmad Yani beberapa jam sebelum insiden dan pulang sekitar maghrib.
"Saya pulang maghrib, saya bersama beberapa teman," ucapnya.
Baca Juga: Link Nonton Bleach Thousand Year Blood War 2 Episode 26 Sub Indo, Yhwach Gagal Gulingkan Raja Roh?
Ia memutuskan untuk pulang bersama beberapa teman untuk persiapan display drum band dari Akademi Militer.
"Kita waktu itu pulang untuk persiapan display drum band dari Akademi Militer untuk peringatan 5 Oktober," terangnya.
Artikel Terkait
Al Zaytun Diresmikan BJ Habibie dan Megawati, AM Hendropriyono Sorot Keributan Saat Ini
Peter Gontha: AM Hendropriyono Itu Menggalang Pesantren Al Zaytun, Karena Mereka Bertentangan dengan NII
Bukan Menakuti-Nakuti, AM Hendropriyono: Polemik Al Zaytun Bisa Jadi Pematik Perang Artificial Intelligence
Raih Penghargaan Nawacita Award 2023, Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono Komentar Begini
Peristiwa G30S PKI: Kilas Balik Kontroversial dalam Sejarah Indonesia