nasional

Opini: Denny dan Merpati

Selasa, 17 September 2024 | 22:26 WIB
Denny dan Merpati

Oleh: Syaefudin Simon, Kolumnis

SENAYANPOST : Merpati yang indah dan lucu itu, tetiba hinggap di bahu Denny JA. Cukup lama, sekitar lima menit.

Saat itu, tanggal 5 September 2024, di sebuah kebun, saat Denny sedang berdiri dan menulis di hape, entah dari mana datangnya, tetiba muncul merpati.

Lalu dengan tenang, burung kesayangan Rasul Muhammad itu, bertengger di bahu sang pecinta puisi-puisi Rumi tadi.

Fenomena itu, bagiku sangat menarik. Denny dan Merpati, saat itu, seperti "bersekutu" di alam bebas. Keduanya tampak akrab.

Baca Juga: Koresponden Senayan Post di Tel Aviv Ungkap Harga Kebutuhan Pangan Menggila

Denny membiarkan merpati itu hinggap di bahunya. Dan merpati pun tampak menikmatinya.

Dalam film "Jesus" -- usai Putra Maryam itu "berendam" di air sungai Jordan di hadapan Johanes Pembaptis, tetiba muncul burung merpati dari langit. Si mungil berbulu putih pun, mencrok di bahu Jesus.

Jesus mendiamkannya. Tapi orang-orang yang berada di pinggir sungai Jordan, termasuk Sang Pembaptis sendiri, tampak terkesiap, kaget melihat merpati yang hinggap di pundak Jesus itu.

Mereka membatin: Mesiaskah Jesus, sehingga merpati dari langit hinggap di bahunya?

Baca Juga: Lirik Lagu Berakhir Di Aku, Idgitaf, OST Film Home Sweet Loan

Lalu siapa merpati itu? Ternyata merpati putih yang mencrok di bahu Jesus -- seperti dituturkan Injil Yohanes, Matius, Markus, dan Lukas -- adalah Ruh Kudus.

Dalam tradisi Kristen, Ruh Kudus digambarkan sering menjelma dalam bentuk merpati.

Kisah merpati dan orang suci di kalangan umat Kristen, masih muncul di akhir abad 20. Bahkan sampai sekarang.

Halaman:

Tags

Terkini