Baca Juga: Bocoran Nama Episode dan Durasi One Piece Live Action hingga Biaya Produksi yang Dikeluarkan Neflix!
Sayangnya, bagian tersebut belum dikerjakan oleh pihak yang terkait.
"Ternyata, belum dikerjakan," ungkapnya.
Kemudian Hastry menjelaskan bahwa kasus tersebut memang kasus pembunuhan berdasarkan hasil olah TKP dan autopsi.
"Terus saya bilang, saya punya jam kematian lho, jam kematian mereka dibunuh. Jelas dibunuh karena saya autopsi, olah TKP," ucapnya.
Baca Juga: Lupa Perpanjang Surat Izin Mengemudi Harus Bikin Baru, Segini Biayanya Penerbitan SIM Baru
Menurut Hastry, Tuti Suhartini meninggal sekitar pukul 02.00 hingga 04.00 WIB.
Kemudian Amelia Mustika Ratu sekitar pukul 04.00 hingga 06.00 WIB.
"Siber main dong di jam J itu, handphone siapa yang online, ambillah DNA nya," terangnya.
Lebih lanjut, Hastry mengungkapkan ada dua DNA yang diduga milik pelaku pembunuhan.
Baca Juga: Pembalap Indonesia yang Gabung dalam Astra Honda Racing Team Berhasil Kuasai ARRC Malaysia
"Kita di TKP udah ada dua DNA yang diduga pelaku yang asing," ungkapnya.
Setelah itu, Hastry meminta maaf kepada Kabareskrim dalam podcast Deddy Corbuzier karena menyampaikan hal tersebut pada masyarakat.
"Mohon maaf ya Pak Kabareskrim," ujar Hastry.
Artikel Terkait
Ini Lima Ruas Jalan Tol yang Akan Segera Dioperasikan oleh Jasa Marga
Mahfud MD Ulang Tahun ke-66, Menko Polhukam Tetiba Teringat Ucapan Abu Nawas yang Satu Ini
Sopir dan Kernet Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Kecelakaan Bus di Guci, Polres Tegal Beberkan Alasannya.
Rian Mahendra Keluarkan Rekaman Suara Penyebab Kasus Bus di Guci dari Juru Parkir, Tolak Sopir jadi Tersangka
Sebelum Gantung Diri karena Candu Judi Online, Bos Cabang JNT Kirim Pesan ke Istrinya