Ini Lima Ruas Jalan Tol yang Akan Segera Dioperasikan oleh Jasa Marga

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Jumat, 12 Mei 2023 | 21:37 WIB
Salah satu ruas jalan tol yang dimiliki dan dikelola oleh PT Jasa Marga Tbk. (Dok. Jasa Marga/jasamarga.com)
Salah satu ruas jalan tol yang dimiliki dan dikelola oleh PT Jasa Marga Tbk. (Dok. Jasa Marga/jasamarga.com)

SENAYANPOST - Jalan tol dianggap jadi solusi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas, makanya pemerintah banyak mengembangkan jalan tol.

Seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang akan mengoperasikan lima ruas jalan tol baru hingga tahun 2025 mendatang.

Menurut Reza Febriano, Direktur Bisnis PT Jasa Marga (Persero) menjelaskan, satu di antara lima ruas tersebut berada dan masuk dalam jaringan jalan tol metropolitan Jadebotabek, dan dioperasikan dalam waktu dekat.

"Ruas tersebut adalah Segmen Pamulang-Cinere sepanjang 3,65 kilometer yang merupakan bagian dari Tol Serpong-Cinere. Tol Serpong-Cinere ini masuk dalam JORR 2," tambah Reza dikutip Senayan Post.

Baca Juga: Promo yang Akan Didapat Jika Membeli Mobil China Wuling pada Bulan Mei

Lebih lanjut Reza menjelaskan, konstruksi fisik ruas Pamulang-Cinere sudah tuntas dikerjakan. Jika kelak dioperasikan, akan terhubung dengan Tol Cinere-Jagorawi yang dikembangkan oleh PT Trans Lingkar Kita Jaya (TLKJ).

"Saat ini, sedang dalam proses menunggu surat keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pengoperasiannya," beber Reza.

Sementara empat ruas lainnya yang akan beroperasi hingga 2025 adalah Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Tol Yogyakarta-Bawen, Tol Solo-Yogyakarta, dan Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Sebelumnya diberitakan, kinerja Perseroan sepanjang 2022 menunjukkan tren positif yang ditandai peningkatan pendapatan sebesar 17 persen, dibanding 2021 dengan angka Rp 13,8 triliun.

Baca Juga: Makna Dibalik Warna Baru Honda Rebel yang Harganya Rp200 Jutaan

Kontribusi terbesar berasal dari usaha jalan tol dengan angka Rp 12,4 triliun atau naik 15,4 persen dari tahun lalu, disusul pendapatan usaha lain sebesar Rp 1,4 triliun atau melonjak 35,2 persen.

Meningkatnya pendapatan usaha ini berdampak pada lonjakan laba bersih sebesar 70 persen menjadi Rp 2,75 triliun. Tidak hanya itu, EBITDA Perseroan juga tumbuh 13,1 persen dibanding tahun sebelumnya, mencapai Rp 8,7 triliun.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X