"Karena apa pun yang terjadi, penyelenggaraan pemerintahan harus tetap dijalankan," ungkapnya.
Baca Juga: Jasamarga Imbau Jangan Mudik Setelah Sahur dan Buka Puasa, Ini Alasannya
Ema menekankan bahwa pelayanan publik harus tetap berjalan meskipun Wali Kota saat ini sedang ditahan oleh KPK atas dugaan suap.
"Yang paling diutamakan adalah layanan publik yang tidak boleh terganggu," jelasnya.
Apalagi ke depannya akan ada Lebaran 2023 yang membutuhkan koordinasi lapangan yang intens.
Baca Juga: Pulihnya Hubungan Iran dan Arab Saudi, Bisa Amankan Kawasan Timur Tengah
Setelah itu, arus mudik dan arus balik Lebaran 2023.
Terkait dengan penangkapan Yana, Ema dan pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari KPK.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan atau OTT kepada Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan delapan orang lainnya atas dugaan suap pengadaan CCTV dan penyediaan jaringan internet.
Baca Juga: Gempa Guncang Tuban dengan Kekuatan 6,9 dan Dirasakan hingga Cianjur, Begini Kesaksian Warga
Saat ini, kesembilan orang tersebut akan dibawa ke Gedung Merah Putih yang berada di Jakarta.
OTT KPK sendiri berlangsung dari Jumat pagi hingga malam.
Hingga berita ini dibuat, KPK belum mengadakan konferensi pers lanjutan terkait terjaringnya Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan delapan orang lainnya.***
Artikel Terkait
Bandung Siap Jadi Tempat Drawing Piala Dunia U20, Yana Mulyana: Insya Allah
Mantan Ketua KY Jadi Korban Pembacokan di Bandung, Begini Kesaksian dari Warga
Pelaku Pembacokan Mantan Ketua KY Diringkus Polresta Bandung, Ternyata Ini Motifnya
Full Time Persija vs Persib Bandung di BRI Liga 1: Macan Kemayoran Berhasil Tekuk Maung Bandung 2-0
Promo Menarik Motor Honda Ramadhan Fair di Bandung dan Bekasi, Potongan Harga Hingga