KPK Bongkar Total Dugaan Suap yang Diterima Bupati Rejang Lebong Capai Rp1,75 Miliar

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Kamis, 12 Maret 2026 | 20:18 WIB
Kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari di lingkungan pemerintah daerah (Pemda) (YouTube.com / KPK RI)
Kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari di lingkungan pemerintah daerah (Pemda) (YouTube.com / KPK RI)

SENAYANPOST - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menunjukkan barang bukti usai operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.

Hal tersebut disampaikan Direktur Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam kasus ini, Bupati Fikri terjerat sebagai tersangka penerima suap.

Bupati Rejang Lebong itu diduga menerima uang fee dari sejumlah kontraktor terkait kasus penyerahan awal atas fee (ijon) proyek 2026 di Kabupaten Rejang Lebong.

Baca Juga: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp46 Miliar dalam Proyek Pemkab Pekalongan, Keluarga Bupati Fadia Arafiq Kecipratan 40 Persen

KPK mengungkapkan, Fikri bersama Hary Eko Purnomo selaku Kepala Dinas PUPRPKP, dan Daditama selaku swasta yang juga orang kepercayaan bupati diduga mengatur pemenangan proyek.

Asep menyebut, kontraktor yang ditunjuk sebagai pemenang harus sepakat memberikan fee.

Terkait pengaturan ini, Fikri diduga menerima uang hingga Rp980 juta.

"Setelah adanya penunjukan langsung tersebut, diduga terjadi penyerahan awal atas fee (ijon)," kata Asep.

"(Hal itu) berupa uang dari ketiga rekanan kepada MFT melalui para perantara dengan total mencapai Rp980 juta," tambahnya.

Selain itu, terdapat temuan lain yang diungkap KPK dalam kasus suap yang menjerat Bupati Fikri.

Dalam kesempatan yang sama, Asep menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, penyidik menemukan dugaan penerimaan lain oleh Fikri.

KPK memastikan, penerima tersebut melalui Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong Hary Eko Purnomo dari sejumlah pihak.

Asep memastikan, nilai aliran dana tersebut mencapai Rp775 juta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X