"Bung Karno itu mendukung Palestina. Karena apa? Kemerdekaan Indonesia itu ya di awal-awalnya kan didukung oleh Mesir, Liga Arab, Palestina dan sebagainya," ungkapnya.
"Menurut saya memang Indonesia harus kembali ke bebas aktif itu tadi," tambah Mahfud.
BoP Dinilai Banyak Dampak Negatif
Mahfud menilai Pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan kembali keterlibatan Indonesia dalam BoP, dewan perdamaian buatan Trump.
"Menurut saya memang perlu dipertimbangkan kelanjutan keterlibatan Indonesia di dalam BoP," sebut Mahfud.
Mahfud menyebut, banyak yang merasa keterlibatan Indonesia di BoP harus dipertimbangkan lagi, karena dinilai lebih banyak mudaratnya atau berdampak negatif.
"Perlu dipertimbangkan, karena banyak orang melihat itu lebih banyak mudaratnya," imbuhnya.
Baca Juga: Konflik AS dan Iran Memanas, Rizal Mallarangeng: Rusia dan Tiongkok Tak Akan Turun Tangan Militer
Selain itu, Mahfud menilai Indonesia harus bisa kembali rasional, dan kembali pada dasar-dasar perjuangan untuk mendukung kebebasan semua bangsa.
"Saya kira secara rasional harus kembali ke dasar-dasar perjuangan kita untuk mendukung kebebasan semua bangsa, hak semua bangsa," terang Mahfud.
"Termasuk dalam hal ini, dalam situasi seperti ini juga, Indonesia harus berada di posisi yang ingin menyelamatkan perdamaian," tandasnya.***
Artikel Terkait
Dubes Iran di Indonesia Ungkap Iran Tak Lagi Percaya Lakukan Perundingan dengan Amerika Serikat
Konflik AS dan Iran Memanas, Rizal Mallarangeng: Rusia dan Tiongkok Tak Akan Turun Tangan Militer
Viral Pidato Terakhir Ali Khamenei Sebelum Gugur di Teheran, AS Selama 46 Tahun Lalu Tak Mampu Lenyapkan Iran
Viral Isi Ceramah Cak Nun di 2012 soal Perang Israel vs Iran yang Menyeret Amerika Serikat
Curhat WNI Asal Gresik yang Kerja di Jerman, Cemaskan Jika Negara Eropa Ikut Bantu Israel Lawan Iran