SENAYANPOST - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti Board Of Peace (BoP) buatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Hal itu menuai sorotan Mahfud usai pecahnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran, sejak 28 Februari 2026 lalu.
Serangan AS dan Israel ke Teheran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei, berujung pembalasan dari Iran.
Hingga Rabu, 4 Maret 2026, dilaporkan Rudal Teheran menghantam Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di negara Arab.
Baca Juga: Seruan Doa Paus Leo XIV untuk Perdamaian Dunia Menguat di Tengah Eskalasi Konflik Global
Terlebih, serangan dilaporkan semakin meluas dengan ditutupnya Selat Hormuz dan ikut diserangnya fasilitas di negara-negara Arab.
Tak ayal, keberadaan BoP semakin menuai sorotan publik terkait keberpihakan AS dalam gejolak konflik di Timur Tengah.
Berkaca dari hal itu, Mahfud menegaskan, sejak awal Kemerdekaan Indonesia, sikap politik luar negeri kita adalah politik bebas aktif.
"Pertama iya sejak awal kemerdekaan itu kalau sikap (politik luar negeri) Indonesia tuh kan sudah bebas aktif," kata Mahfud dalam siniar YouTube Mahfud MD Official, pada Rabu, 4 Maret 2026.
"Artinya bebas, tidak terikat pada satu kekuatan manapun, tetapi aktif untuk membangun perdamaian dunia. Kan itu sejak awal," sambungnya.
Kembali ke Sikap Bebas-Aktif
Dalam kesempatan yang sama, Mahfud menjelaskan, Bung Karno juga diketahui sejak awal mendukung untuk kemerdekaan Palestina.
Mahfud menilai Indonesia harus kembali ke sikap politik bebas aktifnya seperti sedia kala.
Artikel Terkait
Dubes Iran di Indonesia Ungkap Iran Tak Lagi Percaya Lakukan Perundingan dengan Amerika Serikat
Konflik AS dan Iran Memanas, Rizal Mallarangeng: Rusia dan Tiongkok Tak Akan Turun Tangan Militer
Viral Pidato Terakhir Ali Khamenei Sebelum Gugur di Teheran, AS Selama 46 Tahun Lalu Tak Mampu Lenyapkan Iran
Viral Isi Ceramah Cak Nun di 2012 soal Perang Israel vs Iran yang Menyeret Amerika Serikat
Curhat WNI Asal Gresik yang Kerja di Jerman, Cemaskan Jika Negara Eropa Ikut Bantu Israel Lawan Iran