Dino Patti Djalal: Prabowo Tak Menutup Opsi Indonesia Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 5 Februari 2026 | 20:02 WIB
Eks Wamenlu Dino Patti Djalal mengatakan bahwa Prabowo membuka opsi keluar dari Dewan Keamanan Gaza jika tak sejalan. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Eks Wamenlu Dino Patti Djalal mengatakan bahwa Prabowo membuka opsi keluar dari Dewan Keamanan Gaza jika tak sejalan. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

SENAYANPOST - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal ungkap pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto bersama mantan Menteri Luar Negeri (Menlu), praktisi, dan ahli hubungan internasional pada 4 Februari 2026 di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pertemuan ini diadakan Presiden Prabowo terkait kebijakan luar negeri sekaligus membahas keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace for Gaza (BoP) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Indonesia diketahui menandatangani piagam tersebut pada 22 Januari lalu di Davos, Swiss. 

Ada beberapa hal yang disorot oleh Dino dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Soal Iuran Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza, Dino Patti Djalal Sorot Respons Anggota DPR

Ia mengatakan bahwa Prabowo membuka opsi untuk keluar dari badan tersebut jika tidak sejalan dengan kepentingan nasional dan kebijakan luar negeri Indonesia.

"Yang saya paling suka, dan ini segaris juga dengan posisi core policy luar negeri Indonesia, adalah bahwa kita masuk dengan hati-hati dan terus berpegang pada opsi untuk bisa keluar kalau ini bertentangan dengan prinsip kita dan kepentingan kita," kata Dino Patti Djalal Pada 4 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com dari YouTube Sekretariat Presiden.

Sebagaimana diketahui, langkah Prabowo terkait penyelesaian konflik dan genosida di Jalur Gaza mendapat sorotan dari banyak pihak.

Dino mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah ini.

Baca Juga: Alasan Pemerintah Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Kemlu Pastikan soal Ini

"Ini berkali-kali beliau tekankan. Beliau tidak akan ragu, termasuk kalau yang lain tetap masuk. Nah ini yang saya tangkap sebagai suatu penekanan dan penegasan yang kami apresiasi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Prabowo dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam badan tersebut untuk mengimbangi dan menunjukkan kekompakan dengan negara-negara Islam lainnya.

"Beliau menyatakan 'kami yakin kami bisa mengimbangi karena segala sesuatu yang kita lakukan, kita jamin harus ada kekompakan dengan negara-negara Islam'," ungkapnya.

Dino juga menceritakan bahwa diskusi terkait kebijakan luar negeri Indonesia tersebut berlangsung dua arah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Youtube Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X