Longsor Cisarua Bandung Barat: Kronologi dari Cerita Warga hingga Janji KDM Beri Rp10 Juta per KK

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 26 Januari 2026 | 21:07 WIB
Terjadi longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, warga ceritakan kronologi hingga janji Gubernur KDM beri Rp10 juta per KK. (Instagram.com/@gumihooo15)
Terjadi longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, warga ceritakan kronologi hingga janji Gubernur KDM beri Rp10 juta per KK. (Instagram.com/@gumihooo15)

SENAYANPOST - Operasi Tim SAR gabungan masih terus dilakukan untuk mencari warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjebak tanah longsor sejak Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.

Di tengah masa pencarian warga yang hilang, viral di media sosial seorang anak yang menyaksikan proses evakuasi.

Bocah yang mengenakan kaos Persib Bandung itu mengatakan bahwa beberapa temannya menjadi korban dan tertimbun longsoran.

"Ada 15 orang temen di situ, baru satu yang ditemukan," ujar anak bernama Dafa dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @gumihooo15 pada Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga: Aceh Belum Pulih, Ratusan Titik Longsor Masih Hantui Takengon

Tak hanya teman bermainnya yang terjebak, kepada perekam video,Dafa mengungkapkan bahwa ada keluarganya yang turut menjadi korban.

"Rumah di sini ada yang selamat satu aja, yang di atas banget," lanjutnya.

Curhat Warga pada Dedi Mulyadi saat Longsor Menghantam Rumah

Dalam keterangan terpisah, warga Pasirlangu di posko pengungsian menceritakan saat detik-detik tanah longsor menghantam rumah mereka kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Waktu peristiwa ada di rumah. Saat terdengar ada gemuruh, langsung keluar rumah. Sekitar jam 2 dini hari," ucap salah satu warga, dikutip dalam unggahan video di akun Instagram Dedi Mulyadi pada Senin, 26 Januari 2026.

Baca Juga: Andalkan Tali Sling, Sejumlah Desa di Kecamatan Ketol Aceh Tengah Masih Terisolir Pascabanjir Bandang dan Longsor

Salah satu warga lainnya mengatakan bahwa sebelum tanah mulai longsor, ia merasakan seperti ada gempa bumi.

Selanjutnya, setelah muncul suara gemuruh dari atas, sebagian warga berhasil lari keluar rumah.

Gubernur yang kerap dipanggil KDM itu juga menawarkan pilihan pada warga untuk direlokasi ke tempat lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X