Cerita Warga Dusun Lelabu Aceh Tengah saat Banjir Bandang dan Tanah Longsor Melanda, 4 Jam Mendayung Sampan ke Takengon Selamatkan Diri

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 2 Januari 2026 | 22:07 WIB
Seorang warga Dusun Lelabu, Aceh Tengah ceritakan saat banjir bandang dan tanah longsor melanda, mendayung 4 jam hingga Takengon. (Instagram.com/@syahru_ozer)
Seorang warga Dusun Lelabu, Aceh Tengah ceritakan saat banjir bandang dan tanah longsor melanda, mendayung 4 jam hingga Takengon. (Instagram.com/@syahru_ozer)

SENAYANPOSTBanjir bandang dan tanah longsor di Sumatera memberi duka bagi warga di 3 provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Lebih dari sebulan usai bencana yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, sejumlah wilayah di Aceh Tengah masih terisolir dan membutuhkan bantuan.

Salah satunya warga Dusun Lelabu, Kampung Mendale, Kebayakan, Aceh Tengah yang tinggal di rumahnya dengan was-was terjadi banjir atau longsor susulan.

Akses darat yang terputus membuat warga kesulitan untuk mendapat bantuan karena satu-satunya jalan hanya bisa melalui danau Lut Tawar.

Baca Juga: Viral Puluhan Warga Aceh Derek Mobil PLN Lewati Jalan Berlumpur, Terjang Medan Berat dan Licin

Warga Naik Kapal untuk Keluar dari Dusun

Seorang warga dari Dusun Lelabu menceritakan bahwa saat kejadian banjir dan tanah longsor pada 26 November 2025, air mulai datang dengan deras sekitar pukul 16.00 WIB.

Ia menceritakan, anak-anak dan perempuan keluar lebih dulu dari dusun dengan dijemput oleh kapal pesantren.

"Datang kapal dari Mendale ke sini, jemput anak ke pesantren. Terus lari aku ke sana, nanya mana sopirnya. Saya bilang setelah jemput anak pesantren ini, jemput lagi kami ke sini dua kapal," ucapnya dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @syahru_ozer pada Jumat, 2 Januari 2026.

Menurut pengakuannya, dua kapal datang lagi dan menjemput para perempuan dan anak-anak lainnya pukul 17.00 WIB dan tiba di posko sekitar pukul 21.00 WIB.

"Bapak-bapak nggak ada pergi, mereka di sini. Akhirnya datang air dari atas jam 00.00 WIB dan bapak-bapak ini naik sampan ke Takengon sampainya jam 04.00 WIB, tanpa lampu di tengah danau," lanjutnya.

Baca Juga: Prabowo Pimpin Ratas di Aceh Tamiang, Singgung soal Bantuan: Mekanisme dan Prosedurnya Harus Jelas

Akses Hanya Lewat Danau, Mendayung Sampan hingga 4 Jam

Jalan darat yang menjadi akses ke Dusun Lelabu putus total, membuatnya hanya bisa dijangkau melalui danau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X