Arah Gerak NU Dipertanyakan, Mahfud MD Nilai PBNU Kini Berubah Layaknya ‘PTNU’

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 4 Desember 2025 | 18:07 WIB
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD komentari konflik internal yang terjadi di PBNU dan menjadi perbincangan banyak pihak. (Tangkap layar YouTube Mahfud MD Official)
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD komentari konflik internal yang terjadi di PBNU dan menjadi perbincangan banyak pihak. (Tangkap layar YouTube Mahfud MD Official)

SENAYANPOST - Mahfud MD menyoroti akar persoalan konflik internal Nahdlatul Ulama (NU) yang belakangan mencuat ke publik.

Dalam pandangannya, pertentangan yang terjadi di tubuh PBNU bukan semata disebabkan perbedaan tafsir AD/ART atau isu organisatoris, melainkan berkaitan dengan persoalan proyek dan izin tambang.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud melalui kanal YouTube pribadinya yang tayang pada Selasa, 2 Desember 2025.

Sebagai tokoh Nahdliyin senior, ia menilai dinamika yang tengah terjadi telah bergeser jauh dari tradisi keulamaan dan perjuangan kultural NU di masa lalu.

 Baca Juga: Aktivis Muda NU Tegaskan Konflik PBNU Sudah Tidak Bisa Jam’u, Kini Saatnya Tarjih

Akar Konflik Disebut Berkaitan dengan Proyek Tambang

Mahfud MD secara tegas menyebut bahwa persoalan tambang menjadi pemicu utama memanasnya hubungan antarpihak di PBNU.

Menurutnya, isu ini bukan sesuatu yang tiba-tiba, melainkan telah lama menjadi bisik-bisik internal.

"Ini asal muuasalnya soal tambang. Dulu ketika saya bilang itu kan belum ada yang bilang, nah sekarang mereka semua juga sudah bilanglah bahwa ini memang asal asalnya tambang," tutur Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menegaskan bahwa berbagai gesekan yang mengemuka dalam beberapa waktu terakhir memiliki benang merah dengan kepentingan bisnis dan akses terhadap perizinan usaha.

Bukan sekadar perbedaan pandangan mengenai aturan organisasi.

Baca Juga: Rais Aam Miftachul Akhyar Umumkan PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta Usai Copot Gus Yahya dari Jabatan Ketum

Kerinduan Akan NU yang Kembali ke Tradisi Keulamaan

Mahfud kemudian membandingkan kondisi NU saat ini dengan NU pada masa sebelumnya yang lebih fokus pada peran sosial-keagamaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X