Beredar di media sosial rekaman video ketika banjir mengalir deras, menghantam rumah, dan menyeret kendaraan hingga infrastruktur yang dilewati.
Banjir juga membawa material seperti lumpur, batang pohon, puing bangunan dan sampah rumah tangga.
Daerah yang terdampak banjir meliputi Kelurahan Angin Nauli di Kecamatan Sibolga Utara, Kelurahan Aek Muara Pinang dan Aek Habil di Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Pasar Belakang dan Pasar Baru di Kecamatan Sibolga Kota.
Baca Juga: Kraton Majapahit Jakarta Sambut Delegasi VECONAC, Ketum LVRI Minta Dukung Perdamaian dan Pembangunan
Sementara untuk tanah longsor, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Angin Nauli, Simare-mare, Sibolga Hilir, Hutabarangan, Huta Tonga dan Sibual-buali di Kecamatan Sibolga Utara.
Berikutnya Kelurahan Parombunan dan Aek Mani di Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Pancuran Bambu, Pancuran Dewa dan Pancuran Kerambil di Kecamatan Sibolga Sambas. Selanjutnya Kelurahan Pasar Belakang, Pasar Baru dan Pancuran Gerobak di Kecamatan Sibolga Kota.***
Artikel Terkait
Konflik PBNU: Aktivis Muda NU Solusikan Islah Konstitusional
Gus Yahya Tegaskan Menolak Tinggalkan Jabatan Ketua Umum PBNU
Sekolah Pemikiran PKB Gali Pemikiran Ekonomi Moderat Prof Soemitro Djojohadikusumo
Prof Fachry Ali Sebut Danantara sebagai Antitesa Liberalisasi Perbankan
Analis Intelijen: Apel Kasatwil 2025 Wujud Kesungguhan dan Kesiapan Polri Mengawal Langkah Reformasi Polri