"Yang kita lihat Iran itu persatuannya harus dijaga, kalau tidak ya bisa runtuh, terutama dari Angkatan Bersenjata," kata Hendropriyono.
Ia mencontohkan bahwa di semua negara, termasuk Indonesia, selalu ada gesekan di antara matra militer, dan Iran pun tak terkecuali.
Baca Juga: Setelah Klaim Damaikan Iran-Israel, Trump Kini Berupaya Tengahi Konflik di Wilayah Afrika
"Kalau yang saya amati sebelumnya kurang, ada saja gesekan-gesekannya pasti. Kita juga sama, antara Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, ada saja persaingan kecil-kecilan, di semua negara," jelasnya.
Menurutnya, suasana perang justru dapat menjadi pemersatu di tengah perbedaan tersebut, asalkan penderitaan rakyat tidak sampai melampaui batas.
"Apalagi ini ada dua entitas bersenjata. Saya juga sempat ke Teheran. Tapi karena perang jadi bersatu. Perang juga bisa mempersatukan, asal jangan melewati ambang batas penderitaan," tandasnya.
"Kalau penderitaannya tak tertahankan itu bisa runtuh," pungkas Hendropriyono.***
Artikel Terkait
Mengenal Sosok Dokter Harry Suryapranata, Pakar Kardiologi yang Mengoperasi AM Hendropriyono dengan Prosedur Ablasi Jantung
Doctor Harry Suryapranata, Cardiology Expert Who Performed Cardiac Ablation Procedure on AM Hendropriyono
Dari Laut Cina Selatan ke Suriah: AM Hendropriyono Beberkan Manuver AS dan Perang Proksi Melawan Iran
AM Hendropriyono soal Konflik Global Saat Ini: Takkan Jadi Perang Dunia 3, Tapi Intelijen Jahat Bisa Main di Indonesia
Dapat Wejangan Penting, Wapres Gibran Rakabuming Raka Berkunjung ke Kediaman AM Hendropriyono