SENAYANPOST – Beberapa hari yang lalu, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Prof Dr Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono melaksanakan prosedur ablasi jantung di Rumah Sakit Diagram Jantung Siloam Cinere Jakarta. prosedur ablasi jantung ini telah dijadwalkan sejak jauh hari.
Pengertian ablasi jantung yang diliris oleh RS Diagram Jantung Siloam adalah prosedur minimal invasif untuk menangani gangguan irama jantung (aritmia). Prosedur ini dilakukan dengan melibatkan penggunaan energi panas atau dingin untuk membuat jaringan parut kecil pada dinding jantung yang dapat menghambat impuls listrik abnormal dan mengembalikan irama jantung.
Prosedur operasi ini dilakukan oleh Dokter Harry Suryapranata, seorang pakar kardiologi yang menamatkan studi spesialisasi kardiologi di Erasmus University Rotterdam Belanda pada tahun 1983. Sebelumnya, pendidikan profesi dokter didapatkan pada tahun 1977 di Universitas Katholikie Leuven Belgia.
Dokter Harry Suryapranata memiliki gelar akademik yang cukup banyak yaitu Prof. Dr. Harry Suryapranata, MD, PhD, FESC, FACC, FIHA karena kepakarannya di bidang subspesialis kardiologi intervensi yang menangani beberapa gejala dan penyakit yaitu sindrom koroner akut, penyakit jantung koroner, hipertensi, penyakit vaskular dan gagal jantung kongestif.
Pengalaman dan kepakaran Dokter Harry Suryapranata dalam dunia kesehatan terutama jantung dan pembuluh darah mendapatkan penghargaan Andreas Grunzing dari European Society of Cardiology dan World Congress of Cardiology di Barcelona.
Pada tahun 2019, Dokter Harry Suryapranata dianugrahi penghargaan tertinggi yaitu Ridder in de Orde van de Nederlandse Leeuw atau Knight in the Order of the Netherlands Lion dari Kerajaan Belanda.
Sosok Dokter Harry Suryapranata merupakan salah satu inspirasi bagi dunia kedokteran di Indonesia sebagai orang pertama bersama rekannya melakukan tindakan pemasangan ring jantung pada pasien serangan jantung. Dokter Harry Suryapranata menunjukkan kepada dunia internasional bahwa sumber daya insani Bangsa Indonesia tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain. (Muqoddas)