SENAYANPOST - Pemerintah Kota Yogyakarta punya rencana untuk merelokasi pedagang kaki lima Teras Malioboro 2.
Tentu rencana Pemkot Yogyakarta tersebut, menimbulkan pro dan kontra di kalangan pedagang kaki lima.
Hal ini disebabkan, karena saat relokasi ke Teras Malioboro 2 para PKL merasa pendapatan menurun drastis dan jauh dari kata sejahtera.
Namun, PKL Teras Malioboro 2 yang tergabung di dalam Paguyuban Koperasi PKL Tri Dharma tetap berkomitmen untuk turut serta menciptakan situasi yang kondusif dalam rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di kawasan Malioboro.
Baca Juga: Teori One Piece: Mungkinkah Shanks si Rambut Merah Punya Saudara? Ini Petunjuknya
Tekad itu tertuang saat pembacaan deklarasi, dalam rangka ikut serta menciptakan ketertiban dan keamanan di kawasan Malioboro.
Pembacaan deklarasi tersebut, dipimpin oleh Arif Usman selaku Ketua Paguyuban Koperasi PKL Tri Dharma yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan Revitalisasi Koperasi Tri Dharma, beberapa waktu lalu.
Rapat Anggota Tahunan Revitaliasi Koperasi Tri Dharma digelar, dengan tema 'Menuju Profesionalisme Dalam Menyejahterakan Anggota' di Gedung Persaudaraan Djamaah Haji Indonesia (PDHI) di Jalan Alun-Alun Utara (Altar), Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta, DIY.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) dari Kepolisian Daerah (Polda) DIY yang diserahkan secara simbolis oleh Ipda Asmaun Khusna, S.H, selaku PS. Panit I Subdit II Ditintelkam Polda DIY.
Baca Juga: EKSKLUSIF : RAHIM Bantah Terlibat Pemberangkatan 5 (lima) Kader NU ke Israel
Arif Usman mengharapkan PKL Tri Dharma yang memiliki anggota berjumlah 800-an pedagang ini, bisa berkontribusi terhadap rencana relokasi jilid 2 tersebut.
"Pertama, kami ingin mendapatkan informasi dan kejelasan perihal program dari Pemkot Yogyakarta ini. Kemudian kami juga meminta untuk ikut dilibatkan oleh dinas-dinas terkait di dalam proses relokasi jilid ke-2 ini," ungkap Arif, dikutip dari keterangan tertulis.
Lebih lanjut Arif menjelaskan bahwa, pada prinsipnya PKL Tri Dharma, mendukung seluruh kebijakan pemerintah selama hak-hak para pedagang juga dipenuhi oleh negara.
Ditegaskan oleh Arif Usman, selama ini para pedagang di Malioboro menyampaikan harapan, dan aspirasinya tidak pernah mengambil langkah yang sampai menerobos keluar dari jalur rel hukum.
Artikel Terkait
Yogyakarta Kembali Diguncang Gempa dengan Guncangam Kuat Gempa Magnitudo 6,4
Atap Taman Budaya Gunung Kidul Ambrol Akibat Gempa Magnitudo 6,4 Yogyakarta
Guru Besar dan Akademisi di Yogyakarta Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pemilu 2024
Sebuah Cerita dari Saksi Mata, Kenangan 1 Oktober Penculikan Kolonel Katamso dan Letkol Sugiono di Yogyakarta
Opini: Yogyakarta dan Sri Sultan dalam Memperjuangkan NKRI
Tetiba Batal Jadi Petugas Haji, KH Aguk Irawan Kirim Surat Terbuka ke Kemenag Kanwil DI Yogyakarta