Opini: Lukisan Tragedi Terbesar Dunia Abad 21 di Mahakam 24

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Minggu, 9 Juni 2024 | 17:34 WIB
Syaefudin Simon
Syaefudin Simon

Pemerintah Indonesia, kritik WHO, menyembunyikan fakta tersebut. Dampaknya, begitu Jokowi mengumumkan kasus infeksi pertama 2 Maret 2020, publik pun ribut

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Energi, Irak Tingkatkan Produksi Bensin.

Masyarakat dan pemerintah saling menyalahkan. Kenapa terlambat mengantisipasi kedatangan pandemi virus corona?

Semua gambaran keributan, keanehaan, dan kengerian masyarakat Indonesia serta kedodoran pemerintah dalam mengatasi pandemi corona, tergambar dalam lukisan AI DJA.

Terlihat wajah Jokowi di lukisan begitu muram saat mengumumkan kasus infeksi corona pertama di Indonesia. Secara ironis, DJA juga melukis masjid dan tempat ibadah agama lain yang kosong, dengan narasi nyinyir -- manusia lebih takut pada corona ketimbang Tuhan.

Ya, betul manusia saat itu lebih takut corona dari pada Tuhan. DJA juga mengolok-olok kaum agamis yang tidak rasional, dengan lukisan para ilmuwan yang tengah bekerja keras di laboratorium membuat vaksin.

Baca Juga: Pemudi Pramuka Dikerahkan Bantu Jamaah Haji

Narasinya di lukisan laboratorium itu: Manusialah yang berhasil mengatasi pandemi dengan ilmu pengetahuan. Bukan agama!***

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Opini: Pulanglah, Joko Pinurbo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X