"Momentum Hari Kartini menjadi bentuk penghormatan untuk perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendapatkan kesetaraan perempuan dan laki-laki," kata Bintang Puspayoga pada 20 April 2024, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Menghadiri Musyawarah Nasional Perempuan kedua di Badung, Bali belum lama ini, Menteri Bintang membacakan surat Kartini yang ditujukan kepada Rosa Manuela Abendanon-Mandri.
"Ia tidak berhenti berpikir, mengasah kesadarannya tentang perubahan, tentang penindasan pribumi, dan tentang adat istiadatnya," lanjutnya.
Baca Juga: Mewujudkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Palestina
Kesetaraan gender merupakan salah satu isu yang kini hangat diperbincangkan di masyarakat.
Menurut Bintang, memperjuangkan kesetaraan gender perlu dilakukan laki-laki dan perempuan.
"Memperjuangkan kesetaraan gender perlu dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan," ujarnya.
Oleh karena itu, negara harus menjamin hal tersebut dan perlu adanya pengawalan penerapannya di masyarakat.
"Dalam hal ini akses, kesempatan, perlindungan, dan rasa aman yang sama dan setara di masyarakat menjadi salah satu hak perempuan yang dijamin pemenuhannya oleh negara dan perlu dikawal implementasinya oleh kita semua," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Begini Komentar Presiden Jokowi yang Resmikan Pameran Otomotif IIMS di JI Expo Kemayoran
Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Surya Paloh: Ini Baru Awal-awal
Opini: Tuhan Jokowi
Hadiri KTT ASEAN-Australia Presiden Jokowi Temui PM Australia sampai PM Kamboja
Indonesia Bakal Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Udara, Jokowi: Lewat Darat Sangat Sulit