SENAYANPOST – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Melbourne, Australia.
Kegiatan utama dari Presiden Joko Widodo adalah menghadiri KTT ASEAN-Australia.
Selain itu, Presiden Joko Widodo juga melakukan pertemuan bilateral dengan PM Australia, PM Selandia Baru dan PM Kamboja.
Baca Juga: Viral Isu KJMU Dicabut, Disdik DKI Jakarta Sebut Sudah Sesuai Data Sosial
KTT ASEAN-Australia kali ini adalah untuk memperingati 50 tahun kemitraan ASEAN dengan Australia.
Tema KTT kali ini adalah 'A Partnership for the Future'.
Acara KTT juga dibagi dalam dua sesi, yang pertama membahas permasalahan dengan tema “Future ASEAN-Australia Cooperation dan The Three ASEAN Cooperation Pillars".
Baca Juga: Kelompok Perlawanan Palestina Sebut Penjajah Israel Tak Serius soal Gencatan Senjata di Gaza
Sesi pertama tersebut membahas tentang future cooperation.
Sesi kedua dilaksanakan dalambentuk retreat.
Retreat tersebut mengambil tema Our Vision for the Region and Addressing Shared Challenges".
Baca Juga: Opini: Aaron Bushnell, Tentara AS Bakar Diri Demi Palestina
Isu geopolitik dibahas dalam sesi tersebut dan Presiden Joko Widodo menyatakan pentingnya ASEAN dan Australia untuk terus menghormati hukum internasional dan tidak boleh ada negara di atas hukum.
Australia telah menjadi mitra pertama ASEAN.
Artikel Terkait
Link Streaming Dengar Pendapat ICJ soal Pendudukan Ilegal Israel di Palestina Sore Ini, Ada Namibia hingga Indonesia
4 Poin Penting Pernyataan Indonesia di ICJ, Menlu Retno: Palestina Berhak Tentukan Nasibnya Sendiri
Metamorfoshow Terindikasi HTI, Kemenag: Kita Perlu Tingkatkan Kolaborasi Berbagai Pihak
Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Ekonomi Kreatif Singkawang dengan Program KaTa Kreatif
Dapat Beras Harga Lebih Terjangkau, Warga Ramaikan Bazar Sembako Murah di Jakarta Selatan