Setiap senyum yang engkau sunggingkan tebarkan gairah pada keputusasaan. Setiap darma yang engkau sumbangkan bangkitkan daya pada kelembaman.
Jalan pengembaraan ini telah kau tempuh sepanjang hayat. Kesibukan dan pencarian membuatmu lupa sebagai perantau.
Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu Smoothie dari NCT DREAM, Wajib Masuk Playlist NCTZen!
Dalam siuman, setiap pengembara merindukan kepulangan. Fakta keterlemparan manusia dari langit suci dan kebertualangan dari asal tumpah darah membuat sukmanya senantiasa resah-gelisah, merindukan luang berpulang ke rahim Ilahi dan rumah primordial.
Sekarang, dengarlah degup jantung, jeritan hati memanggilmu pulang. Ada saatnya elang petualang balik ke sarang. Dalam mudik, engkau terlahir kembali.
(Makrifat Pagi, Yudi Latif)
Selamat jalan Bang Trisno, seniorku yang baik dan nyentrik. Kembalilah ke pelukan Yang MahaKasih.***
Artikel Terkait
Opini: Aaron Bushnell, Tentara AS Bakar Diri Demi Palestina
Opini: Hak Angket dalam Transparansi dan Akuntabilitas Syariah Islam
Opini: Fakta yang Lebih Fiksi dari Fiksi
Opini: Bansos Tanpa Pamrih
Opini: Syariah Islam dalam Kitab Kama Sutra Assikalaibineng
Opini: The Miracle Man, Kisah Masjid Sholawat dan Denny JA
Opini: Yusril Ihza Mahendra, Sang Maha Guru untuk Jabatan