Ada satu kasus di mana Danu dipanggil oleh salah satu tersangka untuk masuk ke dalam rumah.
Baca Juga: Susul Anies Baswedan dan Cak Imin, Ganjar Pranowo Datangi Kantor KPU RI dengan Mahfud MD
"Nah, di dalam itu bergerak terus mereka. Tiba-tiba ada satu case, Danu dipanggil lagi suruh ngangkat, terus dia standby lagi, begitu terus," ujarnya.
Oleh karena itu, Danu tidak mengetahui secara jelas apa yang terjadi di dalam rumah.
"Sehingga Danu banyak tidak mengetahui apa persisnya yang ada di dalam (rumah)," katanya.
Baca Juga: Kuasa Hukum Danu Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Sekilas Danu melihat ada yang mengacak-acak lemari dan berkas yayasan.
Mungkin hal tersebut dilakukan agar kasus pembunuhan itu dilakukan oleh orang luar.
"Hanya gerak-geriknya itu Danu lihat ada yang ngacak-ngacak lemari, ada yang ngacak-ngacak berkas yayasan, biar terkesan bagaimana," tuturnya.
Baca Juga: Opini: Whoosh, dalam Perspektif Ekonomi Masa Depan
Achmad juga menjelaskan bahwa kliennya hanya menuruti perintah dari tersangka Yosep.
"Dia hanya menuruti instruksi dari tersangka Y (Yosep)," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang kembali menjadi sorotan netizen.
Baca Juga: Israel Serang Rumah Sakit di Gaza Palestina, Kedubes Iran: Kejahatan Perang dan Genosida
Baru-baru ini, polisi mendapat titik terang setelah Danu menyerahkan diri ke Polda Jabar dan menceritakan kejadian yang sebenarnya.
Artikel Terkait
Yosep Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Kuasa Hukum: Itu Hanya Rekayasa Danu Saja
Polda Jabar Ungkap Perkembangan Terkini Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Sebut Ada 5 Tersangka
Alasan Polisi Tetapkan Danu Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Kuasa Hukum Danu Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Kuasa Hukum Sebut Danu Jadi Tumbal Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang