Saudi Arabia kini tengah membangun kota Neom -- sebuah kota modern, ramah lingkungan, dan full digital seluas 30 kali kota New York. Biaya pembangunan Neom City, 500 milyar dolar, atau Rp 7,5 kuadriliun. Neom City dibangun untuk mewujudkan Visi 2030 Saudi Arabia.
Baca Juga: Lirik Lagu CHILI, Hwasa MAMAMOO, Penulisannya Kolaborasi dengan PSY
Rugi? Secara ekonomi komoditi, mungkin rugi. Sulit BEP, tapi dari sisi ekonomi branding, sangat menguntungkan.
Karena di mata dunia, Arab Saudi menjadi negeri ultra modern. Turis internasional pun akan tertarik datang ke negeri gurun ini. Investasi asing akan berdatangan ke sana. Secara akumulatif, Neom City akan mengerek popularitas Saudi Arabia di mata internasional.
Itulah yang akan terjadi di Indonesia dengan adanya KCIC. Martabat Indonesia naik di masyarakat internasional. WNI pun bangga terhadap negerinya, kepercayaan dirinya naik.
Koyenikan Idewo, seorang penulis Afro-Amerika, menyatakan: Kebanggaan rakyat (people pride) terhadap negaranya adalah identik dengan kebesaran negaranya. Kehadiran KCIC adalah sebuah upaya untuk menaikkan "self pride" rakyat Indonesia terhadap tanah airnya. Whoosh!.***
Artikel Terkait
Link Daftar Mudik Gratis 2023 dengan Pemprov Jabar, Tersedia 6.501 Tiket Bus dan 5.954 Kursi Kereta Api
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur Ditemukan Tewas di Rel Kereta Api Stasiun Jatinegara, Ada Apa?
Kronologi Kecelakaan Kereta yang Menewaskan Lebih Dari 230 Jiwa, Terparah Sejak Tahun 2016
Tabrakan Maut Kereta Api di India Tewaskan 288 Orang, Hampir 1.000 Penumpang Alami Luka-luka
Tiket Kereta Api Bisa Dipesan 3 Bulan Sebelum Keberangkatan, Dimulai 1 Juli 2023
Setelah Gratis Selama Tiga Bulan, Berapa Tarif Kereta Cepat Jakarta - Bandung
Tak Semua Orang Bisa Merasakan Tiket Gratis Kereta Cepat, Ini Kriterianya