Opini: Whoosh, dalam Perspektif Ekonomi Masa Depan

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 19 Oktober 2023 | 10:15 WIB
Anggota DPR RI Dr. H. M Amir Uskara mengulas tentang Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang belum lama ini menuai pro dan kontra. (Instagram.com/@keretacepat_id)
Anggota DPR RI Dr. H. M Amir Uskara mengulas tentang Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang belum lama ini menuai pro dan kontra. (Instagram.com/@keretacepat_id)

Saudi Arabia kini tengah membangun kota Neom -- sebuah kota modern, ramah lingkungan, dan full digital seluas 30 kali kota New York. Biaya pembangunan Neom City, 500 milyar dolar, atau Rp 7,5 kuadriliun. Neom City dibangun untuk mewujudkan Visi 2030 Saudi Arabia.

Baca Juga: Lirik Lagu CHILI, Hwasa MAMAMOO, Penulisannya Kolaborasi dengan PSY

Rugi? Secara ekonomi komoditi, mungkin rugi. Sulit BEP, tapi dari sisi ekonomi branding, sangat menguntungkan.

Karena di mata dunia, Arab Saudi menjadi negeri ultra modern. Turis internasional pun akan tertarik datang ke negeri gurun ini. Investasi asing akan berdatangan ke sana. Secara akumulatif, Neom City akan mengerek popularitas Saudi Arabia di mata internasional.

Itulah yang akan terjadi di Indonesia dengan adanya KCIC. Martabat Indonesia naik di masyarakat internasional. WNI pun bangga terhadap negerinya, kepercayaan dirinya naik.

Koyenikan Idewo, seorang penulis Afro-Amerika, menyatakan: Kebanggaan rakyat (people pride) terhadap negaranya adalah identik dengan kebesaran negaranya. Kehadiran KCIC adalah sebuah upaya untuk menaikkan "self pride" rakyat Indonesia terhadap tanah airnya. Whoosh!.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X