Tabrakan Maut Kereta Api di India Tewaskan 288 Orang, Hampir 1.000 Penumpang Alami Luka-luka

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Sabtu, 3 Juni 2023 | 11:59 WIB
Ilustrasi, terbaru, tabrakan maut kereta api di India tepatnya di daerah Odisha telah menewaskan setidaknya 288 orang dan 850 orang luka-luka. (Pixabay.com/GoranH)
Ilustrasi, terbaru, tabrakan maut kereta api di India tepatnya di daerah Odisha telah menewaskan setidaknya 288 orang dan 850 orang luka-luka. (Pixabay.com/GoranH)

SENAYAN POST - Korban tewas akibat tabrakan kereta api di India tepatnya di negara bagian Odisha terus bertambah.

Terkini, korban tewas akibat tabrakan maut kereta api di India itu telah menewaskan 288 orang dan 850 orang lainnya luka-luka di Odisha.

Lebih lanjut, evakuasi korban kecelakaan maut akibat tabrakan kereta api di Odisha, India itu masih berlanjut dilakukan pihak terkait.

Baca Juga: Klarifikasi Rio Ramabaskara Usai Cuitan Farah Javaid Viral, Akui Sempat Minta Maaf pada Istri Sah

Hal ini disampaikan langsung oleh Sudhanshu Sarangi, direktur jenderal Dinas Pemadam Kebakaran Odisha.

Kepala Sekretaris Pradeep Jena mengatakan di Twitter bahwa lebih dari 200 ambulans telah dipanggil ke lokasi kecelakaan hari Jumat di distrik Balasore Odisha dan 100 dokter tambahan, di atas 80 dokter yang sudah ada, telah dikerahkan.

Pada Sabtu pagi, rekaman video Reuters menunjukkan petugas polisi memindahkan mayat yang ditutupi kain putih dari rel kereta api.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Kereta yang Menewaskan Lebih Dari 230 Jiwa, Terparah Sejak Tahun 2016

Seorang pria memberikan kesaksiannya pada sebuah televisi terkait kecelakaan maut itu.

"Saya sedang tidur," kata seorang korban pria tak dikenal kepada berita NDTV sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Reuters.

Korban tersebut mengatakan bahwa ia terbangun karena suara kereta api yang tergelincir.

Baca Juga: Video Syur Mirip Rebecca Klopper Viral, Haji Faisal Tak Jamin Hubungan Fadly dengan Pacarnya Langgeng

"Saya terbangun oleh suara kereta yang tergelincir. Tiba-tiba saya melihat 10-15 orang tewas. Saya berhasil keluar dari gerbong," ujarnya.

Rekaman video dari hari Jumat menunjukkan penyelamat memanjat salah satu kereta yang hancur untuk menemukan korban selamat, sementara penumpang meminta bantuan dan menangis di samping reruntuhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X