khazanah

Opini: Budhy yang Budhis

Selasa, 16 Juli 2024 | 02:15 WIB
Budhy Munawar

Ketika Budhy ingin melanjutkan studi, Mansour memaksa Budhy kuliah di STF Driyarkara.

Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu XO Only If You Say Yes dari Enhypen

Budhy "dilarang" Mansour kuliah di IAIN atau UI, tapi harus di STF, dan Budhy mengikuti "paksaan" Mansour tadi.

Celakanya, justru di STF inilah Budhy mengenal lebih dekat Nurcholish Madjid dan Djohan Effendi.

Keduanya adalah dosen di sekolah filsafa,t yang didirikan Gereja Katholik ini.

Dari situlah sosok Budhy Munawar-Rachman terbentuk.

Baca Juga: Apakah PBNU Bakal Sanksi 5 Nahdliyin yang Temui Presiden Israel? Ini Penjelasannya

Berkat kedekatan dengan Mansour, Budhy mendalami transformasi sosial dan sempat menjadi salah seorang "direktur" di Asia Foundation.

Kedekatannya dengan Cak Nur, menjadikan Budhy seorang pegiat toleransi dalam Islam.

Dan kedekatannya dengan Djohan Effendy, menjadikan Budhy seorang pegiat toleransi Antariman.

Terakhir kedekatan Budhy dengan Denny JA (sejak kuliah, diteruskan di Kelompok Studi Proklamasi hingga hari ini), menjadikan Budhy bergerak lebih jauh.

Baca Juga: Fakta Baru Thomas Matthew Crooks, Penembak Donald Trump saat Kampanye di Pennsylvania

Bukan hanya menjadi sosok aktivis toleransi antariman, tapi juga mendukung gagasan transformasi agama Denny JA yang melebar amat luas.

Yaitu "Agama Sebagai Warisan Kultural". Agama, kata Denny, adalah milik bersama umat manusia. Karena itu agama adalah warisan kultural umat manusia.

Gagasan Denny JA kemudian didukung Budhy. Keduanya berusaha menumbuhkan kesadaran di ruang publik untuk memiliki semua agama. Dan karenanya perlu merayakan hari-hari besar semua agama.

Halaman:

Tags

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB