Pesan Imam Al Buthi: ISIS dan Al Qaeda Bersekutu dengan Thaghut, Bukan Membela Islam

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 12 September 2025 | 13:26 WIB
Imam Al Buthi, ulama besar Sunni Suriah mengingatkan bahwa ISIS dan Al Qaeda berjuang bersama thaghut. (Tangkapan layar YouTube Imam Syahid Al Buthi)
Imam Al Buthi, ulama besar Sunni Suriah mengingatkan bahwa ISIS dan Al Qaeda berjuang bersama thaghut. (Tangkapan layar YouTube Imam Syahid Al Buthi)

SENAYANPOST - Ulama besar Sunni dan Suriah, Imam Muhammad Said Ramadhan Al Buthi rahimahullah pernah menyampaikan pesan penting kepada kita semua terkait ISIS dan Al Qaeda.

Dalam khutbahnya di Masjid Umayyah, Damaskus, pada 8 Maret 2013, Imam Al Buthi menegaskan dengan tegas bahwa kelompok ekstremis seperti ISIS dan Al Qaeda bukan pejuang Islam sejati, melainkan tentara bayaran yang bersekutu dengan thaghut dan setan.

"Para tentara bayaran yang dilempar ke arah kita dari segala penjuru, dari segala arah, dari segala bukit. Mereka dilempar ke arah kita dengan persenjataan lengkap dan kantong mereka telah terisi dengan uang yang sangat mereka idamkan," kata Al Buthi sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari YouTube Imam Syahid Al Buthi.

Baca Juga: Komite DPR AS Tolak Amandemen Anggaran Pertahanan, Caesar Act Masih Hantui Suriah

Ia menyoroti bagaimana kelompok ini didukung materiil dan diarahkan untuk menghancurkan umat Islam, bukan membela agama.

Beliau mengingatkan umat bahwa Allah dalam QS An Nisa ayat 76 memerintahkan: "Orang-orang yang beriman, mereka berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan Tagut, maka perangilah kawan-kawan setan itu, (karena) sesungguhnya tipu daya setan itu lemah". 

Dengan ayat ini, Al Buthi membedakan jelas antara orang beriman yang membela kebenaran dan kelompok yang diperbudak oleh tirani (thaghut).

Al Buthi juga membagi umat menjadi dua bagian. Pertama, setengah yang tetap berpegang pada kebenaran Allah, mempertahankan tanah dan kesucian Islam meskipun dihadang berbagai kesulitan.

Baca Juga: Menlu Assad Al Shaibani: Hubungan Suriah dan Rusia Dalam, Tapi Kurang Seimbang

Mereka mempertahankan eksistensi, menghormati nilai-nilai agama, dan berkomitmen pada disiplin Allah.

Kedua, setengah yang membelot ke arah thaghut, berpihak pada tirani yang digerakkan oleh uang, kekuasaan, dendam, dan hawa nafsu.

Separuh lagi bangsa kita telah pergi berjuang bersama kaum thaghut! Untuk memperjuangkan kebenaran bersama kaum thaghut! Sungguh menakjubkan!" tegasnya.

Imam Al Buthi menekankan betapa mengerikannya kenyataan bahwa sebagian umat beraliansi dengan kekuatan yang merusak kebenaran.

Pesan Al Buthi bukan hanya relevan secara moral, tetapi juga strategis secara geopolitik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: YouTube Imam Syahid Al Buthi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB

Krapyak

Selasa, 21 April 2026 | 22:32 WIB

Muslihat AS Menyerang Iran

Selasa, 14 April 2026 | 17:11 WIB
X