TASAWUF (III)

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Sabtu, 31 Agustus 2024 | 11:22 WIB
Prof Dr Ali Jum'ah
Prof Dr Ali Jum'ah

 

 

Prof Dr Ali Jum’ah

Mantan Grand Mufti Republik Arab Mesir

Anggota Badan Ulama Senior Al Azhar Mesir

Guru Besar Ilmu Ushul Fikih Universitas Al Azhar Mesir

 

 

Apa yang disebutkan dalam 2 (dua) tulisan sebelumnya menunjukkan bahwa tasawuf yang benar, tarekat sufi yang benar, dan guru yang berkomitmen pada syariah dan sunnah, sangat banyak. Hal ini karena karena beragamnya metode bimbingan dan pembinaan, serta pendekatan yang berbeda-beda yang diberikan. Namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu Allah SWT.

 

Kita tidak boleh gagal untuk menunjukkan bahwa narasi-narasi negatif terkait tasawuf tidak berlaku bagi sebagian besar dari mereka yang mengaku mengamalkan tasawuf, atau yang memutarbalikkan citra tasawuf.  

 

Narasi-narasi negatif tersebut seperti pengamal tasawuf tidak mengamalkan ibadah dan ajaran agama, atau bahkan tidak bertakwa kepada Allah SWR. Termasuk narasi negatif atas para darwish yang menari-nari di perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan melakukan tindakan-tindakan seperti orang-orang lupa diri atau jadzab, bukanlah bagian dari tasawuf atau tarekat sufi dalam bentuk apapun.

 

Tasawuf yang diajarkan kepada kita tidak ada hubungannya dengan apa yang dianggap orang sebagai aspek negatif yang buruk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X