internasional

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei: Perang 12 Hari Gagalkan Rencana 20 Tahun AS dan Israel

Minggu, 30 November 2025 | 16:01 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebut Perang 12 Hari gagalkan rencana 20 tahun AS dan Israel. (X.com/@khamenei_ir)

Beliau juga memuji perlawanan di Gaza dan Lebanon sebagai gerakan rakyat yang dibangun berdasarkan nilai-nilai Basij di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran itu lebih lanjut memuji Basij atas dukungannya bagi orang-orang yang tertindas dan terpinggirkan di dunia.

Selanjutnya, Ayatollah Khamenei berbicara tentang isu-isu regional.

Dengan mengatakan bahwa rakyat Iran telah mengalahkan Amerika Serikat dan rezim Israel dalam agresi 12 hari, Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa rezim dan para pendukungnya tidak mencapai tujuannya.

Baca Juga: Ahmad Al Sharaa Sebut Pemutusan Hubungan Suriah dan Iran Tidak Permanen, Ini Tanggapan Teheran

Ia mengatakan bahwa rezim dan AS telah mempersiapkan diri untuk agresi tersebut selama 20 tahun dan akhirnya menjadi pihak yang kalah.

Ayatollah Khamenei mencatat bahwa musuh Zionis adalah pihak yang paling dirugikan dalam hal kerugian materiil akibat serangan Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran juga mencatat bahwa AS juga kalah meskipun menggunakan peralatan militer tercanggihnya dalam menghadapi bangsa Iran, yang tetap bersatu melawan musuh.

Ia juga menyinggung Jalur Gaza, dengan mengatakan bahwa genosida di daerah kantong tersebut dibenci oleh seluruh dunia.

Ayatollah Khamenei juga menekankan bahwa perang Gaza mengisolasi Amerika Serikat lebih dari sebelumnya di dunia atas dukungannya terhadap rezim Zionis.

Baca Juga: Bukan Two State Solution, Pemimpin Tertinggi Iran Usulkan Ini untuk Selesaikan Konflik Israel dan Palestina

Ia mengatakan bahwa Republik Islam Iran tidak pernah mengirimkan pesan kepada pemerintah AS saat ini melalui politisi mana pun di kawasan tersebut, dengan mengatakan bahwa klaim tersebut adalah "kebohongan belaka".

Ayatollah Khamenei merujuk pada klaim beberapa media bahwa Putra Mahkota Saudi telah menyampaikan pesan dari Presiden Masoud Pezeshkian dari Iran kepada Presiden AS Donald Trump.***

Halaman:

Tags

Terkini