Namun, IDF membantah laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka telah mempersiapkan diri sebelumnya dengan cukup banyak amunisi untuk menangani ancaman tersebut.
Alasan lain yang dikemukakan oleh The Telegraph untuk penurunan intersepsi adalah jenis rudal yang dipilih Iran untuk ditembakkan.
Mereka menduga bahwa rudal tersebut mungkin lebih canggih, dan karenanya lebih sulit untuk ditembak jatuh.
Setidaknya ada satu contoh yang dikonfirmasi, pada tanggal 19 Juni, di mana Iran menggunakan hulu ledak bom cluster untuk menyerang Israel, yang menjatuhkan sekitar 20 amunisi yang lebih kecil pada radius sekitar 8 kilometer (5 mil).
Salah satu amunisi kecil, dengan hulu ledak peledak sekitar 2,5 kilogram, menghantam sebuah rumah di pusat kota Azor, menyebabkan kerusakan yang setara dengan roket kecil.***