SENAYANPOST - Biro Politik Hamas, Izzat al Rishq mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Menteri Luar Negeri Anthony Blinken penjahat perang menyusul serangan Israel ke Gaza, Palestina setelah gencatan senjata.
Izzat al Rishq juga mengatakan bahwa AS terus mendukung Israel yang kini membombardir Gaza Selatan setelah sebelumnya resmi gencatan senjata dengan Hamas.
Oleh karena itu, Biro Politik Hamas itu mengatakan dengan terang-terangan bahwa Joe Biden dan Anthony Blinken penjahat perang.
Baca Juga: Israel Kecolongan atau Salah Perhitungan? Terungkap Rencana Hamas 'Tembok Jericho' Satu Tahun Lalu
"Sejak dimulainya perang agresi di Jalur Gaza, pemerintah Amerika tidak hanya memberikan lampu hijau bagi agresi Zionis dan perang genosida serta pembersihan etnis terhadap rakyat kita, namun juga selalu memposisikan dirinya sebagai pendukung setia Israel, dalam semua tahap agresi dan terorismenya," tulis Izzat al Rishq dalam telegram Brigade Izzuddin Al Qassam pada 1 Desember 2023.
Hamas juga menyebutkan bahwa AS mengulangi kebohongan Israel di media massa.
Selama ini, Hamas selalu dituding AS dan Israel atas banyaknya korban tewas di medan perang.
Baca Juga: Diplomat Israel Sebut PBB Antisemit, Buntut Iran Terpilih Jadi Ketua Forum Sosial: 100 Persen Bias!
Belum lagi Hamas juga dituding telah melakukan kejahatan seksual terhadap warga Israel.
Hingga kini, pejuang Palestina tersebut selalu membantah tudingan tersebut.
Belum ada bukti-bukti konkrit pejuang Palestina melakukan hal demikian.
Baca Juga: AS Tuding Hamas Atas Serangan di Yerusalem, Senator Partai Demokrat Justru Bilang Begini
"Saat ini, mereka dengan berani mengulangi kebohongan Zionis, yang menganggap Hamas bertanggung jawab untuk melanjutkan perang dan tidak memperpanjang gencatan senjata kemanusiaan," lanjutnya.
Hamas juga dengan tegas Zionis kali ini sudah melakukan genosida, pembersihan etnis dan pembunuhan terhadap perempuan dan anak-anak.