Sebelum pernyataan Musk, Twitter telah merilis surat rencana gugatan terhadap Meta terkait Threads.
Baca Juga: Muridnya Valentino Rossi yang Berhasil Meraih Podium Dua Kali Ternyata Baru Punya SIM
Dalam surat tersebut, pengacara Twitter menuduh Meta menggunakan rahasia dagang dan kekayaan intelektual Twitter untuk membangun aplikasi Threads.
Twitter mengklaim bahwa Meta mempekerjakan sejumlah mantan karyawan Twitter.
Hal itu digunakan untuk mengembangkan Threads.
Baca Juga: Mahfud MD Bantah Pernyataan PDIP: Tidak Ada Pertemuan dengan Ganjar, yang Ketemu Anies
Oleh karena itu Threads dianggap sebagai aplikasi "peniru" yang melanggar hukum.
Twitter mengancam akan mengambil tindakan hukum dalam bentuk gugatan perdata dan ganti rugi. ***
Artikel Terkait
Dulu Kariernya Mulus Jadi Polisi tapi Kepleset Ngartis, Norman Kamaru Kini Nyaleg 2024
Akibat Kecelakaan Tulang Belakang Patah Tiga, Pol Espargaro Lebih Pendek 1,5 Cm
Mahfud MD Bantah Pernyataan PDIP: Tidak Ada Pertemuan dengan Ganjar, yang Ketemu Anies
PDIP Rilis 7 Nama Cawapres Ganjar di Pilpres 2024, Gubernur Jatim Jadi Perempuan Pertama yang Masuk Daftar
Akhir Juli, PBB Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2024