SENAYAN POST - Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat belum lama ini merilis video yang mendorong orang Rusia untuk melakukan kontak melalui saluran internet yang aman.
Bersamaan dengan unggahan CIA, pihak Rusia mengatakan bahwa lembaganya sedang melacak aktivitas mata-mata Barat.
Video singkat CIA dalam bahasa Rusia disertai dengan teks yang mengungkap bahwa badan tersebut ingin mendengar dari perwira militer, spesialis intelijen, diplomat, ilmuwan, dan orang-orang yang memiliki informasi tentang ekonomi negara itu dan kepemimpinannya.
Baca Juga: Penantian 32 Tahun, Indonesia Raih Emas ke-87 di SEA Games 2023, Erick Thohir: Alhamdulillah
"Hubungi kami. Mungkin orang-orang di sekitar Anda tidak mau mendengar kebenaran. Kami ingin," bunyi teks tersebut sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Jazeera pada 16 Mei 2023.
Diterbitkan hampir 15 bulan setelah perang Moskow dan Kyiv, video tersebut mengundang orang Rusia untuk mengambil risiko yang sangat besar.
Presiden Vladimir Putin telah memperingatkan rekan senegaranya untuk waspada terhadap pengkhianat, dan parlemen bulan lalu memilih untuk meningkatkan hukuman pengkhianatan negara dari 20 tahun menjadi penjara seumur hidup.
Dalam video, yang dipublikasikan di saluran YouTube resmi CIA dan aplikasi perpesanan Telegram, yang populer di Rusia, suara laki-laki mencerminkan arti kepahlawanan dan ketahanan saat individu terlihat menimbang keputusan mereka.
Kemudian terlihat seorang pria berjalan dengan susah payah melewati salju, seorang wanita menatap melalui jendela.
"Kita mudah terombang-ambing oleh kebohongan. Tapi kita tahu apa realitas kita. Kenyataan yang kita jalani. Dan kenyataan yang kita bicarakan dalam bisikan," kata suara dalam video itu.
Baca Juga: Teori One Piece: Ada Hubungan Mengejutkan antara Shanks, Dracule Mihawk, dan Ksatria Suci!
Pada akhirnya, pria dan wanita ditampilkan dalam adegan terpisah dengan jari-jari mereka melayang di atas layar ponsel dengan tautan bertuliskan 'Hubungi CIA'.
"Ini Rusia saya. Ini akan selalu menjadi Rusia saya. saya akan bertahan. Keluargaku akan bertahan. Kami akan hidup bermartabat karena tindakan saya," sang narator menyimpulkan.
Artikel Terkait
Jelang Serangan Balik Ukraina, Rusia Kirim Rudal ke Kota-kota Besar, Ini Tanggapan Presiden Zelensky
'Alasan Sebenarnya' Vladimir Putin Gelar Operasi Militer Khusus Dibongkar Pejabat Ukraina dan Rusia
Ukraina Diduga Kirim Drone ke Kremlin, Rusia Sebut Ada Percobaan Pembunuhan terhadap Vladimir Putin
Realis John Mearsheimer Sebut China Diuntungkan dalam Perang Rusia Ukraina, Kenapa?
Ibu Kota Ukraina Diserang Rusia Pakai Pesawat Tanpa Awak Sebanyak 3 Unit