Berdasarkan data perusahaan analisis Kpler untuk 2025, Tiongkok membeli lebih dari 80 persen minyak yang diekspor Iran.
Bessent tidak menutup kemungkinan adanya langkah terhadap negara yang tetap melakukan transaksi dengan Iran.
Namun, ia mengisyaratkan bahwa pembahasan mengenai hal tersebut lebih baik dilakukan melalui jalur diplomatik tertutup.
Menurut Bessent, Tiongkok sendiri memperoleh sekitar setengah kebutuhan energinya dari kawasan Teluk sehingga stabilitas kawasan juga berkepentingan bagi Beijing.
Kedutaan Besar Tiongkok di Washington menanggapi rencana tersebut dengan menyatakan bahwa sanksi dan tekanan tidak akan membantu menyelesaikan persoalan.
"Tiongkok menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk mengambil tindakan yang bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah ini melalui cara-cara politik dan diplomatik," kata juru bicara kedutaan.***
Artikel Terkait
Amerika Serikat Dinilai Langgar Nota Kesepahaman Islamabad, Dubes Iran untuk Pakistan Minta Dunia Kecam Serangan
Menlu Iran Abbas Araghchi Bantah Negosiasi Jadi Penyebab Perang: AS-Israel Gunakan Jalur Militer Setelah Gagal di Meja Perundingan
Iran dan Oman Klaim Kemajuan Positif dalam Pembahasan Pengaturan Pelayaran Selat Hormuz
Cultural Counsellor Kedutaan Besar Iran dan Penulis Syiah Saudara Sekiblat Gaungkan Ukhuwah Islamiah
Menlu Iran Kecam Ancaman Ekonomi AS: Kebijakan Gagal Hanya Picu Kekalahan