IRGC Klaim Serang Kapal Terkait AS dan Israel, Teheran Peringatkan Respons Militer Lebih Lanjut

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 2 Juni 2026 | 16:07 WIB
Ilustrasi, IRGC belum lama ini mengklaim telah menyerang kapal yang terkait AS dan Israel, Iran ingatkan respons militer lebih lanjut. (Unsplash.com/Mateusz Suski)
Ilustrasi, IRGC belum lama ini mengklaim telah menyerang kapal yang terkait AS dan Israel, Iran ingatkan respons militer lebih lanjut. (Unsplash.com/Mateusz Suski)

SENAYANPOST - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal jelajah terhadap sebuah kapal yang disebut memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel sebagai respons atas insiden yang melibatkan kapal Iran di Laut Oman.

Dalam pernyataannya, Angkatan Laut IRGC menyebut kapal yang menjadi sasaran adalah MSC Sariska, yang menurut mereka memiliki hubungan dengan kepentingan AS dan Israel.

IRGC menyatakan serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan yang sebelumnya menimpa kapal Iran Lian Star di Laut Oman.

"Serangan ini merupakan respons terhadap agresi yang dilakukan terhadap kapal Iran Lian Star," demikian pernyataan IRGC pada 2 Juni 2026, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.

Baca Juga: Laporan: Iran Hentikan Pembicaraan dengan AS, Ancam Bakal Tutup Selat Bab Al Mandab

Pasukan elite Iran itu juga memperingatkan bahwa setiap tindakan lebih lanjut dari Amerika Serikat akan menghadapi respons yang lebih keras.

"Setiap agresi lanjutan akan mendapat tanggapan yang tegas," tegas IRGC.

Sejumlah rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan kru darurat berupaya memadamkan api di atas sebuah kapal yang dilaporkan berada di perairan teritorial Irak setelah insiden tersebut.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi independen terkait klaim serangan maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Iran Soroti Bab Al Mandab dan Lebanon

Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, Komandan Pasukan Quds IRGC Brigadir Jenderal Esmail Qa'ani juga memperingatkan bahwa jalur pelayaran strategis Bab Al Mandab berpotensi menghadapi pembatasan serupa dengan yang terjadi di Selat Hormuz.

Baca Juga: Pesawat Tempur AS Tembak Rudal ke Kapal Kargo Tujuan Iran

Menurut Qa'ani, situasi tersebut dapat terjadi apabila Israel terus melanjutkan operasi militernya di Lebanon dan Gaza dengan dukungan Amerika Serikat.

"Bab Al Mandab dapat menghadapi pembatasan lalu lintas yang sama seperti Selat Hormuz jika agresi terhadap Lebanon dan Gaza terus berlanjut," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X