Trump Perketat Syarat Damai, Ancam Serang Iran Secara Militer

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Minggu, 31 Mei 2026 | 19:34 WIB
Presiden AS Donald Trump di Suffern, New York, (22/5/26). (Roberto Schmidt/Getty Images)
Presiden AS Donald Trump di Suffern, New York, (22/5/26). (Roberto Schmidt/Getty Images)

Baca Juga: Akhirnya Pakai Baju Tahanan, Bos WO Marwah: Kalau Enggak Dihukum, Saya Bisa Usahain Penyelesaian dalam 6 Bulan

Menanggapi tekanan tersebut, pihak Teheran telah berulang kali menyatakan bahwa hak untuk mengembangkan energi nuklir demi tujuan damai adalah harga mati yang tidak bisa dinegosiasikan.

Mereka juga secara konsisten membantah tuduhan bahwa Iran sedang berupaya membuat senjata nuklir. Para pejabat tinggi Iran menolak mentah-mentah gagasan untuk menyerahkan uranium mereka yang sudah diperkaya kepada pihak Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan kecaman keras dengan menuduh Trump telah mengkhianati jalur diplomasi. Ia menegaskan bahwa tekanan militer dalam bentuk apa pun tidak akan pernah bisa memaksa Iran untuk memberikan konsesi.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang menegaskan bahwa Iran tidak akan berkompromi terkait segala hal yang menyangkut hak kedaulatan negaranya. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Sumber: Russian Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X