Dugaan Isi Kesepakatan AS dan Iran Bocor, Selat Hormuz Dibuka, Isu Program Nuklir Ditunda

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 25 Mei 2026 | 21:07 WIB
Dugaan isi kesepakatan antara AS dan Iran yang belum lama ini bocor ke media, bahas soal Selat Hormuz hingga program nuklir. (Kolase foto X.com/@Rahbarenghelab_/@WhiteHouse)
Dugaan isi kesepakatan antara AS dan Iran yang belum lama ini bocor ke media, bahas soal Selat Hormuz hingga program nuklir. (Kolase foto X.com/@Rahbarenghelab_/@WhiteHouse)

SENAYANPOST - Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan hampir menandatangani kesepakatan yang membahas soal Selat Hormuz hingga program nuklir Teheran.

Kabarnya, dalam kesepakatan tersebut, Selat Hormuz akan dibuka selama 60 hari, Iran akan dapat menjual minyak secara bebas, dan negosiasi akan diadakan untuk membatasi program nuklir.

Hal tersebut mencakup penyerahan persediaan uranium yang diperkaya, mengutip salah satu pejabat AS sebagaimana dilaporkan oleh Axios pada hari Minggu.

Sementara itu, sumber Iran kemudian membantah telah menyetujui akan menyerahkan persediaan uraniumnya.

Baca Juga: Iran Ajukan Proposal Baru ke AS: Tuntut Ganti Rugi hingga Penarikan Pasukan Amerika

Menurut laporan Axios, selama 60 hari tersebut, Selat Hormuz akan dibuka tanpa biaya tol, dan Iran akan setuju untuk membersihkan ranjau yang telah dipasang di selat tersebut agar kapal dapat lewat dengan bebas.

Sebagai imbalannya, sebagai bagian dari kesepakatan yang diusulkan, AS akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran dan mengeluarkan beberapa pengecualian sanksi untuk memungkinkan Iran menjual minyak secara bebas, tambah laporan tersebut.

Draf perjanjian tersebut juga mencakup komitmen dari Iran untuk tidak pernah mengejar senjata nuklir dan untuk bernegosiasi mengenai penangguhan program pengayaan uraniumnya dan penghapusan persediaan uranium yang sangat diperkaya, menurut laporan Axios.

Iran memberikan komitmen lisan kepada AS, melalui para mediator, tentang cakupan konsesi yang bersedia mereka berikan terkait penangguhan pengayaan dan penyerahan material nuklirnya, menurut dua sumber kepada Axios.

Baca Juga: Di Tengah Kebuntuan Negosiasi AS dan Iran, Harga Minyak Tembus 110 Dolar per Barel

Detail tentang Iran yang dilaporkan setuju untuk menyerahkan persediaan uranium yang sangat diperkaya juga dikutip oleh dua pejabat AS yang berbicara secara anonim kepada New York Times.

Menurut para pejabat tersebut, Iran telah berkomitmen dalam pernyataan umum untuk menyerahkan uranium tersebut, daripada mencapai kesepakatan dengan AS tentang bagaimana tepatnya mereka akan melepaskannya.

Sebaliknya, detail pastinya akan dikerjakan selama negosiasi yang akan dimulai setelah kesepakatan tercapai.

Namun, kemudian pada hari Minggu, seorang sumber senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran belum setuju untuk menyerahkan persediaan uranium yang sangat diperkaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X