SENAYANPOST - Israel penjajah resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Diketahui, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menandatangani piagam keanggotaan badan tersebut saat lawatannya ke Washington DC belum lama ini.
Penandatanganan piagam tersebut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Blair House.
Beberapa ajudan dan duta besar dari kedua belah pihak menghadiri pertemuan tersebut.
Dokumen yang ditandatangani tampaknya bertanggal mundur ke 19 Januari. Trump meratifikasi Piagam Dewan Perdamaian di Davos, Swiss, pada 22 Januari.
Baca Juga: Netanyahu Temui Presiden AS Donald Trump, Washington Bersikeras Lanjutkan Negosiasi dengan Iran
Netanyahu tidak hadir, karena Swiss adalah pihak dalam Mahkamah Pidana Internasional, dan harus menangkapnya, sesuai dengan surat perintah penangkapan atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Dewan Perdamaian diharapkan akan mengadakan pertemuan perdananya di Institut Perdamaian Donald J Trump yang baru berganti nama di Washington, DC, minggu depan.
Nampaknya Netanyahu mempercepat perjalanannya ke AS bukan hanya untuk membahas kekhawatirannya tentang Iran dengan presiden, tetapi berpotensi juga untuk menghindari difoto bersama para pemimpin dunia yang dianggapnya bermusuhan, termasuk dari Turki dan Qatar, di antara yang lain yang telah bergabung dengan Dewan Perdamaian.
Tidak lama setelah Netanyahu mendarat pada Selasa malam, waktu setempat, ia menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh duta besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, bersama dengan utusan Trump untuk Gaza dan Iran, Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Baca Juga: Citrinowicz: Iran sedang 'Tes Ombak', Ruang Kompromi Ada di Isu Nuklir, Bukan Rudal atau Proksi
Kushner adalah menantu presiden dan tidak memegang peran resmi dalam pemerintahan. Gedung Putih sebelumnya mengatakan bahwa ia melakukan negosiasi atas nama Trump sebagai sukarelawan, tetapi Kushner memiliki urusan keuangan pribadi yang signifikan di Israel dan beberapa negara Teluk.
"Selain itu, kami membahas kemajuan luar biasa yang telah dicapai di Gaza, dan di kawasan secara umum. Benar-benar ada perdamaian di Timur Tengah. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" kata Trump di TruthSocial setelah pertemuannya dengan Netanyahu pada 11 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.
Sedang dalam Proses Pengerjaan
Artikel Terkait
Soal Iuran Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza, Dino Patti Djalal Sorot Respons Anggota DPR
Wamenlu Arif Havas Oegroseno Ungkap Komite Nasional dalam Dewan Perdamaian Gaza akan Diisi Teknokrat Palestina
Temui Prabowo, Eks Menlu Marty Natalegawa Tanggapi soal Keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza
Dino Patti Djalal: Prabowo Tak Menutup Opsi Indonesia Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza
Sebut Piagam Dewan Perdamaian Gaza Banyak Kejanggalan, Dino Patti Djalal Wanti-wanti Pemerintah soal 2 Hal Ini