Temui Prabowo, Eks Menlu Marty Natalegawa Tanggapi soal Keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 5 Februari 2026 | 19:09 WIB
Mantan Menlu Marty Natalegawa berkomentar soal keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Presiden AS Donald Trump. (Tangkap layar YouTube Gita Wirjawan)
Mantan Menlu Marty Natalegawa berkomentar soal keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Presiden AS Donald Trump. (Tangkap layar YouTube Gita Wirjawan)

SENAYANPOST - Mantan Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa menanggapi langkah terbaru Indonesia terkait konflik Israel dan Palestina.

Sebagaimana diketahui, Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace for Gaza (BoP) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Belum lama ini, Presiden Prabowo Subianto juga mengundang eks Menlu, praktisi, dan ahli hubungan internasional terkait hal ini pada Rabu, 4 Februari 2026, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Usai pertemuan tersebut, Marty menekankan bahwa kepentingan nasional Indonesia tetap menjadi prioritas. 

Baca Juga: Soal Iuran Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza, Dino Patti Djalal Sorot Respons Anggota DPR

"Tentunya ditegaskan kembali berulang kali bahwa kepentingan nasional lah yang akan menjadi pedoman kita dalam keanggotaan ini. Dan kami berkeyakinan bahwasanya Bapak Presiden akan senantiasa memperhatikan hal itu," kata Marty Natalegawa pada 4 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Marty mengatakan bahwa saat ini situasi global berada dalam ketidakpastian dan ketidakadilan.

Di tengah ketidakpastian dan ketidakadilan tersebut, Marty mengungkapkan bahwa Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktifnya.

Ia juga mendapat penjelasan dari Presiden Prabowo bahwa keikutsertaan Indonesia ini adalah bagian dari pelaksanaan resolusi PBB mengenai Gaza.

Baca Juga: Alasan Pemerintah Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Kemlu Pastikan soal Ini

Dalam pandangannya, Indonesia perlu melakukan evaluasi berkala mengenai keanggotaannya dalam Dewan Perdamaian Gaza. 

"Pandangan Indonesia adalah jelas yang tadi disampaikan Bapak Presiden bahwa ini bagian dari pelaksanaan resolusi PBB mengenai Gaza dan juga Indonesia akan terus-menerus mengevaluasi, akan terus-menerus mengedepankan kepentingan nasional kita," pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X