SENAYANPOST - Mantan Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa menanggapi langkah terbaru Indonesia terkait konflik Israel dan Palestina.
Sebagaimana diketahui, Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace for Gaza (BoP) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Belum lama ini, Presiden Prabowo Subianto juga mengundang eks Menlu, praktisi, dan ahli hubungan internasional terkait hal ini pada Rabu, 4 Februari 2026, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Usai pertemuan tersebut, Marty menekankan bahwa kepentingan nasional Indonesia tetap menjadi prioritas.
Baca Juga: Soal Iuran Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza, Dino Patti Djalal Sorot Respons Anggota DPR
"Tentunya ditegaskan kembali berulang kali bahwa kepentingan nasional lah yang akan menjadi pedoman kita dalam keanggotaan ini. Dan kami berkeyakinan bahwasanya Bapak Presiden akan senantiasa memperhatikan hal itu," kata Marty Natalegawa pada 4 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Marty mengatakan bahwa saat ini situasi global berada dalam ketidakpastian dan ketidakadilan.
Di tengah ketidakpastian dan ketidakadilan tersebut, Marty mengungkapkan bahwa Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktifnya.
Ia juga mendapat penjelasan dari Presiden Prabowo bahwa keikutsertaan Indonesia ini adalah bagian dari pelaksanaan resolusi PBB mengenai Gaza.
Baca Juga: Alasan Pemerintah Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Kemlu Pastikan soal Ini
Dalam pandangannya, Indonesia perlu melakukan evaluasi berkala mengenai keanggotaannya dalam Dewan Perdamaian Gaza.
"Pandangan Indonesia adalah jelas yang tadi disampaikan Bapak Presiden bahwa ini bagian dari pelaksanaan resolusi PBB mengenai Gaza dan juga Indonesia akan terus-menerus mengevaluasi, akan terus-menerus mengedepankan kepentingan nasional kita," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Indonesia Jadi Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Menlu Sugiono Buka Suara soal Fee Rp17 Triliun
Pengamat HI UI soal Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza, Sorot Ketiadaan Perwakilan Palestina
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Iuran Dewan Perdamaian Gaza Rp17 Triliun: Kemungkinan Besar dari APBN
Alasan Pemerintah Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Kemlu Pastikan soal Ini
Soal Iuran Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza, Dino Patti Djalal Sorot Respons Anggota DPR