Tim negosiasi Trump mengadakan pembicaraan dengan Iran di Oman awal bulan ini, dan posisi Trump saat ini adalah "tidak ada senjata nuklir, tidak ada rudal," katanya kepada Fox Business dalam sebuah wawancara minggu ini, yang merupakan pergeseran dari fokus AS yang sudah lama tertuju pada kemampuan nuklir Iran.
Baca Juga: Seskab Teddy Nonton Bareng Warga Malang, Saksikan Laga Final Timnas Futsal Indonesia vs Iran
Kesepakatan nuklir Iran, yang disepakati pada tahun 2015 sebelum gagal pada tahun 2018 karena penarikan diri Trump secara mendadak, tidak mencakup batasan pada rudal balistik Iran.
Namun sejak kunjungan terakhir Netanyahu dengan Trump pada 29 Desember, pembicaraan tentang pelarangan pengembangan rudal balistik di Iran telah menjadi syarat yang dianut oleh presiden.
"Iran selalu menjadi perhatian utamanya dibandingkan masalah Palestina dan semua masalah lainnya," kata Guy Ziv, seorang ahli politik Israel dan profesor madya di American University di Washington DC.***
Artikel Terkait
Usai Pertemuan AS dan Iran di Oman, Pengamat: Waktu Pengambilan Keputusan Kian Menyempit
Seskab Teddy Nonton Bareng Warga Malang, Saksikan Laga Final Timnas Futsal Indonesia vs Iran
Timnas Indonesia Gagal Tundukkan Iran di Final AFC Futsal 2026, Coach Justin: Saingan Sama Ranking 5 Dunia
Bikin Jepang dan Iran Ketar-ketir, Ini Perjalanan Timnas Indonesia di Ajang AFC Futsal 2026
Citrinowicz: Iran sedang 'Tes Ombak', Ruang Kompromi Ada di Isu Nuklir, Bukan Rudal atau Proksi