SENAYANPOST - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Dino Patti Djalal buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya realistis soal keputusan Indonesia masuk Board of Peace.
Sebelumnya, Dino mengatakan bahwa Prabowo Subianto realistis mengambil kebijakan.
Dino menyebut bahwa Prabowo paham keterbatasan Indonesia dan bagaimana berbaris dengan 7 (tujuh) negara lainnya.
"Terkait ucapan saya bahwa Presiden mengambil pendekatan yang “realistis” mengenai BoP, ini berarti Presiden memahami keterbatasan Indonesia ikut terjun dlm konflik yg sangat rumit, sehingga ???????? scr strategis dan taktis harus berbaris dgn 7 negara muslim lainnya." ungkapnya.
Dino menyebut realistis karena Presiden sadar tak ada jaminan Board of Peace berhasil.
"Realistis juga berarti Presiden sadar tidak ada jaminan BoP akan berhasil, bahkan kemungkinan gagal." tambahnya.
Dino blak-blakan bahwa tak optimis pada Board of Peace.
Tapi ada Resolusi DK PBB 2803 butir 2 menurutnya jadi angin segar buat Palestina merdeka.
"Dlm suasana sekarang, maaf, saya tidak terlalu optimis BoP akan berhasil. Tapi dalam Resolusi DK PBB 2803, dlm butir 2, ada secuil peluang yg membawa hembusan angin untuk Palestina merdeka." tambahnya.
Menurutnya angin akan dihadang Israel maka dari itu harus hembuskan lewat Board of Peace dan jalur lain.
"Angin itu pasti akan dihadang Israel, makanya angin itu perlu kita hembuskan terus, melalui BoP dan jalur2 lain seiring waktu." tambahnya.
Menurutnya Prabowo yang sudah dikenal 30 tahun dan menjaga dengan baik.
"Saya tidak pernah ragu menyampaikan pandangan apa adanya kpd beliau, termasuk kemarin sewaktu di Istana. Dlm pertemuan tsb, saya juga antara lain sampaikan tidak setuju ???????? membayar 17 Triliyun utk menjadi anggota permanen BoP, dan itu beliau catat." ungkapnya.
Menurutnya saat berbicara tentang kebenaran harus punya integritas dan nyali.