Makan Siang di Mar A Lago, Ternyata Donald Trump Tak Setuju dengan Netanyahu soal Ini

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 30 Desember 2025 | 18:03 WIB
Presiden AS Donald Trump ternyata tak sepakat soal ini dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat makan siang di Mar A Lago. (X.com/@IsraeliPM)
Presiden AS Donald Trump ternyata tak sepakat soal ini dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat makan siang di Mar A Lago. (X.com/@IsraeliPM)

SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum lama ini menjamu makan siang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Mar A Lago.

Dalam acara makan siang tersebut, keduanya membicarakan hal penting mulai dari gencatan senjata di Gaza hingga rencana Netanyahu untuk memberikan penghargaan kepada Trump.

Menariknya, dalam pertemuan tersebut, Trump tidak setuju akan satu hal ini terkait Palestina kepada Netanyahu.

Ditanya tentang gelombang kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki Israel, tempat jutaan warga Palestina telah hidup di bawah pemerintahan militer Israel selama hampir enam dekade, Trump mengatakan bahwa ia memang membahas wilayah tersebut dengan Netanyahu.

Baca Juga: Donald Trump Jamu Netanyahu di Mar A Lago, Desak Hamas Lucuti Senjata hingga Dukung Israel Serang Kembali Iran

"Saya tidak akan mengatakan kami setuju seratus persen tentang Tepi Barat," kata Donald Trump pada 29 Desember 2025, dikutip SenayanPost.com dari The Guardian.

"Tetapi kami akan mencapai kesimpulan tentang Tepi Barat," tambahnya.

Ketika didesak untuk mengatakan apa yang menjadi pokok perbedaan pendapat, Trump menolak untuk menjawab, dengan mengatakan bahwa hal itu akan diumumkan pada waktu yang tepat.

"Itu akan diumumkan pada waktu yang tepat, tetapi dia akan melakukan hal yang benar," sambil menunjuk ke Netanyahu.

Telah ada laporan yang terus-menerus bahwa pemerintahan Trump menentang aneksasi resmi wilayah yang sekarang menjadi rumah bagi sekitar 3 juta warga Palestina dan lebih dari 600.000 warga Israel yang tinggal di pemukiman yang ilegal menurut hukum internasional.

Baca Juga: Hamas Tuntut Israel Penjajah Buka Penyelidikan Tak Memihak Atas Serangan 7 Oktober 2023

Sementara itu, sebelum makan siang mereka, Trump mengatakan bahwa Presiden Israel, Isaac Herzog, mengatakan kepadanya bahwa pengampunan untuk Netanyahu 'sedang dalam proses', yang dengan cepat dibantah oleh kantor Herzog.

"Bagaimana mungkin Anda tidak memberikan pengampunan?" kata Trump.

"Saya berbicara dengan presiden," kata Trump tentang Herzog.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X