SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum lama ini menjamu makan siang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Mar A Lago.
Dalam acara makan siang tersebut, keduanya membicarakan hal penting mulai dari gencatan senjata di Gaza hingga rencana Netanyahu untuk memberikan penghargaan kepada Trump.
Menariknya, dalam pertemuan tersebut, Trump tidak setuju akan satu hal ini terkait Palestina kepada Netanyahu.
Ditanya tentang gelombang kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki Israel, tempat jutaan warga Palestina telah hidup di bawah pemerintahan militer Israel selama hampir enam dekade, Trump mengatakan bahwa ia memang membahas wilayah tersebut dengan Netanyahu.
"Saya tidak akan mengatakan kami setuju seratus persen tentang Tepi Barat," kata Donald Trump pada 29 Desember 2025, dikutip SenayanPost.com dari The Guardian.
"Tetapi kami akan mencapai kesimpulan tentang Tepi Barat," tambahnya.
Ketika didesak untuk mengatakan apa yang menjadi pokok perbedaan pendapat, Trump menolak untuk menjawab, dengan mengatakan bahwa hal itu akan diumumkan pada waktu yang tepat.
"Itu akan diumumkan pada waktu yang tepat, tetapi dia akan melakukan hal yang benar," sambil menunjuk ke Netanyahu.
Telah ada laporan yang terus-menerus bahwa pemerintahan Trump menentang aneksasi resmi wilayah yang sekarang menjadi rumah bagi sekitar 3 juta warga Palestina dan lebih dari 600.000 warga Israel yang tinggal di pemukiman yang ilegal menurut hukum internasional.
Baca Juga: Hamas Tuntut Israel Penjajah Buka Penyelidikan Tak Memihak Atas Serangan 7 Oktober 2023
Sementara itu, sebelum makan siang mereka, Trump mengatakan bahwa Presiden Israel, Isaac Herzog, mengatakan kepadanya bahwa pengampunan untuk Netanyahu 'sedang dalam proses', yang dengan cepat dibantah oleh kantor Herzog.
"Bagaimana mungkin Anda tidak memberikan pengampunan?" kata Trump.
"Saya berbicara dengan presiden," kata Trump tentang Herzog.
Artikel Terkait
Donald Trump Akui Netanyahu Jadi Penghambat Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza, Bukan Hamas
Donald Trump Tolak Mentah-mentah Usulan Anggota Parlemen Israel Caplok Tepi Barat Palestina
Aksi Saling Sindir Zohran Mamdani vs Donald Trump: dari Sebutan 'Komunis Gila' hingga Sentilan Politik Gelap di AS
Ahmad Al Sharaa Jadi Presiden Suriah Pertama yang Datangi Gedung Putih, Temui Donald Trump Sejak Merdeka Tahun 1946
Presiden AS Donald Trump Ungkap Langkah Selanjutnya Rencana Perdamaian Gaza