Penyerahan Bashar Al Assad Bayangi Hubungan Suriah dan Rusia

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:02 WIB
Pemerintah Suriah meminta Rusia untuk menyerahkan Bashar Al Assad, jadi bayang-bayang hubungan Damaskus dan Moskow. (Kremlin.ru)
Pemerintah Suriah meminta Rusia untuk menyerahkan Bashar Al Assad, jadi bayang-bayang hubungan Damaskus dan Moskow. (Kremlin.ru)

Meskipun benar, seperti yang dicatat Bridzhe, Al Shaibani tidak menyebut nama Assad, ia memang tidak perlu melakukannya—kata-katanya tepat, tersusun dengan baik, dan pesannya jelas: mereka yang melakukan kejahatan terhadap warga Suriah harus dimintai pertanggungjawaban, dan mereka yang membantu mereka harus memilih antara membela rakyat atau berkolusi dengan para pelaku.

Baca Juga: Eks Dubes AS Akui Bantu Ahmad Al Sharaa alias Abu Muhammad Al Julani Rebranding dari Teroris Jadi Politikus Suriah

Di sini, menurut Bridzhe, Rusia memasuki ujian etika dan strategis secara bersamaan.

"Apakah Rusia bersedia menjadi bagian dari rekonsiliasi nasional? Akankah Rusia mengizinkan pemerintah membangun legitimasi baru di atas fondasi hukum dan keadilan untuk mengambil inisiatif? Atau akankah Rusia bersikeras melindungi masa lalunya dengan mengorbankan hubungan masa depannya di Timur Tengah?" lanjutnya.

Sementara itu, analis politik Suriah, Hussam Talib, tidak berharap Rusia akan menyerahkan mantan presiden rezim tersebut, Bashar Al Assad, ke Damaskus—selama mereka memberinya suaka kemanusiaan, mereka tidak berniat menyerahkannya.

Talib mengatakan bahwa Rusia mungkin akan berupaya mengembalikan sebagian dana yang dijarah dari Suriah, atau membekukan aktivitas Assad, keluarga, dan rekan-rekannya—menempatkan mereka dalam status tahanan rumah—tetapi penyerahan kembali itu tidak diharapkan.

Baca Juga: Pemuka Druze di Suwayda Suriah Protes ke Damaskus, Syaikh Yusuf Jarbou dan Syaikh Hammoud Al Hanawi Merapat ke Barisan Syaikh Hikmat Al Hijri

Rusia melindungi presiden terguling, Bashar Al Assad, keluarganya, dan sejumlah rekan dekatnya.

Assad dituduh sebagai dalang utama kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan terhadap rakyat Suriah, termasuk penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil dan penangkapan serta penghilangan paksa ribuan orang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Enab Baladi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X