Meskipun benar, seperti yang dicatat Bridzhe, Al Shaibani tidak menyebut nama Assad, ia memang tidak perlu melakukannya—kata-katanya tepat, tersusun dengan baik, dan pesannya jelas: mereka yang melakukan kejahatan terhadap warga Suriah harus dimintai pertanggungjawaban, dan mereka yang membantu mereka harus memilih antara membela rakyat atau berkolusi dengan para pelaku.
Di sini, menurut Bridzhe, Rusia memasuki ujian etika dan strategis secara bersamaan.
"Apakah Rusia bersedia menjadi bagian dari rekonsiliasi nasional? Akankah Rusia mengizinkan pemerintah membangun legitimasi baru di atas fondasi hukum dan keadilan untuk mengambil inisiatif? Atau akankah Rusia bersikeras melindungi masa lalunya dengan mengorbankan hubungan masa depannya di Timur Tengah?" lanjutnya.
Sementara itu, analis politik Suriah, Hussam Talib, tidak berharap Rusia akan menyerahkan mantan presiden rezim tersebut, Bashar Al Assad, ke Damaskus—selama mereka memberinya suaka kemanusiaan, mereka tidak berniat menyerahkannya.
Talib mengatakan bahwa Rusia mungkin akan berupaya mengembalikan sebagian dana yang dijarah dari Suriah, atau membekukan aktivitas Assad, keluarga, dan rekan-rekannya—menempatkan mereka dalam status tahanan rumah—tetapi penyerahan kembali itu tidak diharapkan.
Rusia melindungi presiden terguling, Bashar Al Assad, keluarganya, dan sejumlah rekan dekatnya.
Assad dituduh sebagai dalang utama kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan terhadap rakyat Suriah, termasuk penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil dan penangkapan serta penghilangan paksa ribuan orang.***
Artikel Terkait
Ahmad Al Sharaa Presiden Sementara Suriah Masih Masuk Daftar Teroris PBB, Ini yang Dilakukan oleh AS
Pemuka Druze di Suwayda Suriah Protes ke Damaskus, Syaikh Yusuf Jarbou dan Syaikh Hammoud Al Hanawi Merapat ke Barisan Syaikh Hikmat Al Hijri
Eks Dubes AS Akui Bantu Ahmad Al Sharaa alias Abu Muhammad Al Julani Rebranding dari Teroris Jadi Politikus Suriah
Pemerintah Suriah Kutuk dan Kecam Keras Aparat Keamanan Geruduk Rumah Sakit Nasional di Suwayda, Mendagri Anas Khattab Janjikan Investigasi
Ekonom Jeffrey Sachs Soroti Peran Amerika Serikat dalam Krisis Suriah di Tengah Memanasnya Isu-isu Terbaru