Siapa pun yang telah "membantu, mensponsori, atau memberikan dukungan finansial, material, atau teknologi, atau barang atau jasa kepada atau untuk mendukung rezim Bashar al-Assad sebelumnya" akan terus dikenai sanksi, kata teks tersebut.
Pihak lain yang ditetapkan sebagai teroris di AS akan tetap berada dalam daftar tersebut.
Sharaa sendiri memiliki hadiah $10 juta untuk kepalanya hingga hadiah itu dicabut pada bulan Desember.
Ketika Trump bertemu dengan Sharaa di Riyadh, dia mengatakan dia terkesan dengan pemimpin tersebut, seorang mantan pejuang Al Qaeda yang berperang melawan pasukan AS di Irak.***
Artikel Terkait
AS Berikan Lampu Hijau, Izinkan Suriah Masukkan Ribuan Eks Pemberontak Jihadis Asing ke dalam Angkatan Bersenjata
SOHR: Hampir 8 Ribu Warga Sipil Tewas di Bawah Pemerintahan Ahmad Al Sharaa Presiden Sementara Suriah
Suriah Jadi Transit Serangan Israel dan Iran, Rezim Ahmad Al Sharaa Masih Diam Seribu Bahasa
Dari Laut Cina Selatan ke Suriah: AM Hendropriyono Beberkan Manuver AS dan Perang Proksi Melawan Iran
Pemimpin Kristen Suriah Kecam Presiden Ahmad Al Shara Usai Insiden Bom Gereja di Damaskus, Dianggap Gagal Lindungi Kaum Minoritas