Operasi The Rising Lion: Militer Israel Sebut Akan Capai Tujuan di Iran dalam Waktu Dua Minggu

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 19 Juni 2025 | 16:58 WIB
Militer Israel sebut akan capai tujuan dalam waktu dua minggu di Iran dalam operasi The Rising Lion belum lama ini. (X.com/@idfonline)
Militer Israel sebut akan capai tujuan dalam waktu dua minggu di Iran dalam operasi The Rising Lion belum lama ini. (X.com/@idfonline)

Militer juga mengatakan pesawat nirawak IAF terus memburu peluncur rudal permukaan-ke-udara dan radar di seluruh negeri.

Militer menerbitkan rekaman yang menunjukkan identifikasi persiapan Iran untuk meluncurkan rudal balistik ke Israel, dan serangan berikutnya terhadap mereka pada hari Selasa, sementara video lain menunjukkan serangan terhadap sistem pertahanan udara Iran di salah satu lokasi.

Baca Juga: Soal Negara G7 Bela Israel yang Kini Berkonflik dengan Iran, Menlu Sugiono Nilai Sikap Itu Justru Memperburuk Situasi

IDF mengatakan bahwa sekitar 40 persen peluncur rudal balistik Iran, atau sekitar 200, telah dihancurkan atau dinetralkan sejauh ini di tengah operasi tersebut.

Hal ini tampaknya berperan dalam membatasi tembakan rudal Iran ke Israel dalam dua hari terakhir.

Iran telah meluncurkan salvo rudal yang lebih kecil ke Israel selama sehari terakhir karena kemampuannya telah menurun oleh serangan Israel, IDF percaya.

Menurut penilaian IDF, Iran tidak mencoba untuk menghemat rudal untuk perang yang lebih lama, tetapi justru berjuang untuk mengoordinasikan serangan yang lebih besar.

Pada Selasa malam, ledakan keras terdengar di seluruh ibu kota Iran, wartawan AFP melaporkan.
Menurut para wartawan, ledakan itu terdengar di Teheran utara, barat, dan tengah.

Belum jelas apakah ledakan itu merupakan hasil serangan Israel atau tembakan pertahanan udara Iran.

Baca Juga: Naikkan Status ‘Siaga 1’ Tuk WNI di Iran, Menlu RI Sugiono: Target Israel Bukan Hanya Militer tapi Juga Sipil

Israel memulai operasi di Iran pada hari Jumat dengan tujuan menghilangkan 'ancaman eksistensial' dari program nuklir dan kemampuan rudal balistik Iran.

IDF sejauh ini telah mengebom dua fasilitas pengayaan nuklir Iran, Natanz dan Isfahan, yang menyebabkan kerusakan signifikan pada keduanya.

Militer Israel juga telah menewaskan sedikitnya sembilan ilmuwan nuklir utama yang diduga sedang mengerjakan bom, dan menyerang beberapa fasilitas lain yang mendukung program nuklir Iran, termasuk kantor dan pusat komando.

IDF mengatakan sejauh ini telah menyebabkan kerusakan signifikan pada kemampuan Teheran untuk membuat bom, tetapi upaya tersebut belum berakhir.

Lebih lanjut, IDF mengatakan akan merinci kerusakan yang telah dilakukannya pada program nuklir Iran setelah operasi selesai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X