Lebih dari 52.000 warga Palestina telah tewas sejak dimulainya perang pada Oktober 2023.
Namun, pernyataan Smotrich jauh melampaui Jalur Gaza, mengungkap keinginan untuk membentuk kembali seluruh Timur Tengah.
Baca Juga: Bukan di Vatikan, Ini Lokasi Paus Fransiskus Meminta Dimakamkan dan Jadwal Pemakamannya
Memecah-belah Suriah
Terkait Suriah, seruan Smotrich untuk memecah-belah negara tetangga Israel itu tampaknya bertentangan dengan pemerintahan Trump, yang menarik pasukan dari Suriah timur laut.
Anggota Kongres dari Partai Republik Marlin Stutzman mengatakan kepada The Times of Israel bahwa setelah bertemu dengan Presiden sementara Suriah Ahmad Al Sharaa selama kunjungan ke Damaskus pada bulan April, mantan presiden tersebut menyatakan 'keterbukaan' untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, tetapi khawatir Israel ingin membagi negaranya.
Israel mengirim pasukan untuk menduduki sebagian wilayah barat daya Suriah setelah pemerintahan Bashar Al Assad digulingkan oleh kelompok pemberontak Islam Hay'at Tahrir al-Sham (HTS) pada bulan Desember.
Israel sejak itu telah bercokol di zona penyangga PBB yang ditunjuk dan melakukan kampanye pengeboman secara berkala.
Awal bulan ini, Israel melancarkan serangan di Suriah yang menargetkan pangkalan udara Tiyas (juga dikenal sebagai T4), tempat Turki berencana untuk mengerahkan pasukan.
Middle East Eye mengungkapkan awal bulan ini bahwa Israel melobi pemerintahan Trump untuk mempertahankan jumlah pasukan yang lebih tinggi di Suriah barat laut, tetapi ditolak, termasuk oleh direktur Timur Tengah Trump di Dewan Keamanan Nasional.
Pejabat Israel telah menyatakan dukungannya terhadap komunitas minoritas Suriah seperti Kurdi dan Druze.
Namun, pejabat Kurdi regional telah mengatakan bahwa mereka kecewa karena tidak ada dukungan militer dan intelijen Israel yang diberikan.
Sementara itu, pemimpin Druze Suriah telah mengutuk invasi Israel ke Suriah barat daya.***
Artikel Terkait
Hamas Setujui Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza Tahap Dua, Tunggu Respons Israel Penjajah
Kedubes Iran di Jakarta Sambut Hari Internasional Al Quds; Serukan Tingkatkan Tekanan Politik dan Ekonomi atas Israel
Iranian Embassy in Jakarta Welcomes International Al Quds Day; Calls for Increasing Political and Economic Pressure on Israel
Bulan Sabit Merah Palestina Amankan 14 Jenazah Paramedis dan Pertahanan Sipil yang Diculik Israel Penjajah di Rafah
Kebijakan Paus Fransiskus terhadap Perang Gaza Diduga Jadi Alasan Israel Hapus Ucapan Bela Sungkawanya di Media Sosial