Jet Israel Serang Damaskus Usai Bashar Al Assad Lengser, Netanyahu: Kami Kirimkan Tangan Perdamaian

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 9 Desember 2024 | 20:02 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menawarkan perdamaian usai rezim Suriah Bashar Al Assad jatuh belum lama ini. (X.com/@IsraeliPM)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menawarkan perdamaian usai rezim Suriah Bashar Al Assad jatuh belum lama ini. (X.com/@IsraeliPM)

SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berharap bisa hidup berdampingan dengan damai di Suriah setelah rezim Bashar Al Assad jatuh.

Selama kunjungannya ke perbatasan, Netanyahu mengatakan bahwa Tel Aviv akan 'mengirimkan tangan perdamaian' kepada seluruh warga Suriah.

Hal ini dilakukannya beberapa jam setelah jatuhnya pemerintahan Bashar Al Assad dan diambil alih oleh oposisi bersenjata Hayat Tahrir Al Sham (HTS).

"Ini adalah hari bersejarah bagi Timur Tengah. Runtuhnya rezim Assad, tirani di Damaskus, menawarkan peluang besar tetapi juga penuh dengan bahaya yang signifikan," kata Netanyahu pada 8 Desember 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.

Baca Juga: Rezim Bashar Al Assad di Suriah Tumbang, Pengamat Sebut Turki Memainkan Peran Penting Sejak Awal

Ia juga mengirimkan 'pesan damai' kepada seluruh warga Suriah.

"Kami mengirimkan tangan perdamaian kepada semua orang di luar perbatasan kami di Suriah: kepada Druze, kepada Kurdi, kepada orang Kristen, dan kepada orang Muslim yang ingin hidup damai dengan Israel," tambahnya.

Komentar tersebut muncul setelah Israel mengerahkan tank dan pasukan untuk menduduki zona penyangga yang diawasi PBB di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki, kemudian maju dan menduduki bagian Gunung Hermon yang tidak diduduki.

Sepanjang Minggu sore, jet Israel melancarkan serangan udara besar-besaran di ibu kota, Damaskus, dan lokasi lain di seluruh Suriah, menargetkan lokasi tentara Suriah, infrastruktur intelijen, dan depot senjata.

Baca Juga: Profil Abu Mohammad Al Julani, Mantan Pimpinan Al Qaeda yang Sukses Gulingkan Rezim Bashar Al Assad

Puluhan serangan udara Israel menghantam Bandara Militer Mazzeh bersama dengan gedung bea cukai dan intelijen, alun-alun keamanan, fasilitas penelitian ilmiah di Damaskus, dan laboratorium pertahanan.

Israel juga secara resmi menarik diri dari Disengagement antara Israel dan Suriah tahun 1974, kesepakatan yang ditandatangani secara tidak langsung antara Suriah dan Israel yang secara resmi mengakhiri perang Arab-Israel tahun 1973.

Pasukan Israel kini telah memasuki wilayah yang belum pernah mereka masuki sejak 1974.

Komentar Netanyahu menyusul penyerbuan ibu kota Suriah oleh oposisi bersenjata HTS, setelah kota Aleppo, Hama, dan Homs jatuh ke tangan militan dalam waktu kurang dari dua minggu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Cradle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X