SENAYANPOST - Menteri Pertahanan Israel yang baru dipecat, Yoav Gallant mengatakan bahwa pihaknya ingin segera gencatan senjata di Jalur Gaza setelah hampir 400 hari berperang.
Hal ini disampaikan oleh Gallant tak lama setelah dirinya dipecat oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Gallant diketahui dipecat Netanyahu karena adanya perbedaan pendapat.
Sebelum perang, Netanyahu sempat memecat Gallant namun ditarik lagi menjadi Menhan saat perang meletus pada 7 Oktober 2023.
Baca Juga: Sejak 7 Oktober 2023, Israel Penjajah Jatuhkan 85 Ribu Ton Bom di Jalur Gaza
Bukan tanpa alasan, saat ini Gallant mengatakan bahwa tidak ada lagi yang bisa dilakukan tentara di Gaza.
"Saya dapat memberi tahu Anda apa yang tidak ada, pertimbangan keamanan. Saya dan kepala IDF mengatakan tidak ada alasan keamanan untuk tetap berada di Koridor Philadelphia," kata Yoav Gallant pada 7 November 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
Menurutnya, target militer telah tercapai dan ia merasa khawatir jika tentara ditempatkan terus-menerus di sana.
"Tidak ada lagi yang bisa dilakukan di Gaza. Prestasi besar telah diraih. Saya khawatir kami tetap di sana hanya karena ada keinginan untuk berada di sana," lanjutnya.
Baca Juga: Menangkan Pemilu AS 2024, Ini Sikap Donald Trump soal Israel, Palestina, dan Timur Tengah
Gallant juga dikutip mengatakan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kepadanya bahwa mempertahankan pasukan di Gaza 'adalah pertimbangan diplomatik'.
"Saya katakan kepada Anda bahwa tidak ada pertimbangan diplomatik," kata Gallant kepada keluarga sandera, demikian pernyataan laporan itu.
Kepala pertahanan yang akan lengser, yang dipecat pada hari Selasa oleh Netanyahu, dilaporkan menekankan kepada keluarga bahwa perdana menteri adalah satu-satunya orang 'yang memutuskan apakah akan menyetujui kesepakatan gencatan senjata untuk Gaza'.
Sementara itu, ia bersama dengan otoritas keamanan lainnya, berpendapat bahwa kondisi sudah matang untuk kesepakatan pada bulan Juli.
Artikel Terkait
Kediamannya Dihantam Drone Hizbullah, Netanyahu Sebut Kesalahan Besar
382 Hari Kejahatan Perang di Gaza, Kapan ICC Tangkap Netanyahu dan Gallant?
Israel Penjajah Akui Pesawat Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaesarea
Ajudan Netanyahu Ditangkap Gegara Bocorkan Intel Terkait Gencatan Senjata di Gaza
Gegara Ini, Netanyahu Pecat Menhan Israel Yoav Gallant