Israel Penjajah Kepung Kamp Jabalia di Gaza Utara, 400 Ribu Warga Terjebak

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 13 Oktober 2024 | 20:17 WIB
Israel penjajah kini mengepung kamp Jabalia di Gaza Utara menyebabkan sekitar 400 ribu warga sipil terkepung. (X.com/UNRWA)
Israel penjajah kini mengepung kamp Jabalia di Gaza Utara menyebabkan sekitar 400 ribu warga sipil terkepung. (X.com/UNRWA)

SENAYANPOST - Sekitar 400 ribu warga sipil kamp Jabalia di Gaza Utara dikepung oleh tentara Israel penjajah dalam beberapa hari terakhir ini.

Di saat yang bersamaan, Israel terus meningkatkan serangannya di kamp Jabalia, tempat yang dikenal sebagai salah satu jantung perlawanan Gaza.

Pengepungan kamp tersebut juga dikonfirmasi oleh Medecins Sans Frontieres (Dokter Lintas Batas) pada Jumat lalu.

Setidaknya 20 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka pada Jumat malam akibat serangan Israel di Jabalia.

Baca Juga: Aturan Main Baru di Dinamika Geopolitik Timur Tengah

Serangan ini juga merusak empat rumah di dekatnya. Jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.

Serangan militer Israel menewaskan sedikitnya 61 warga Palestina di seluruh Jalur Gaza pada hari Jumat.

Hampir setengah dari korban tewas, termasuk 20 orang yang tewas di rumah, terjadi di Jabalia, distrik utara yang merupakan kamp pengungsian bersejarah terbesar di Gaza.

Militer Israel mengatakan telah menewaskan puluhan militan di Jabalia, meskipun masih belum jelas berapa banyak korban tewas yang merupakan warga sipil dan bukan pejuang.

"Tidak seorang pun diizinkan masuk atau keluar, siapa pun yang mencoba akan ditembak," kata koordinator proyek MSF Sarah Vuylsteke di X sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Reuters.

Baca Juga: KSAD Tanggapi Rencana Penambahan Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Lima staf MSF terjebak di Jabalia, katanya.

"Saya tidak tahu harus berbuat apa; kami bisa mati kapan saja. Orang-orang kelaparan. Saya takut untuk tinggal, dan saya juga takut untuk pergi," katanya mengutip Haydar, seorang pengemudi MSF.

Setidaknya 15 korban tewas di Jabalia sejak fajar disebabkan oleh serangan Israel yang menargetkan berbagai daerah, termasuk sekolah yang menampung orang-orang yang mengungsi, kantor berita resmi Palestina Wafa mengatakan, mengutip sumber-sumber medis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X