Israel telah menyerang Beirut tiga kali sejak minggu lalu.
Serangan Israel di daerah Ghobeiry, Beirut, pada 24 September menewaskan beberapa orang, termasuk komandan Hizbullah Ibrahim Kubaisi.
Baca Juga: Israel Penjajah Bombardir Pengungsian Al Mawasi di Khan Younis, Tinggalkan Kawah Sedalam 9 Meter
Hizbullah melepaskan sejumlah serangan roket ke daerah Galilea, Tiberias, dan Haifa pada hari Selasa, yang menargetkan bandara militer Israel dan beberapa lokasi sensitif lainnya.
"Kami akan memaksa Nasrallah untuk menghentikan tembakan dengan paksa, berapa pun biayanya, terlepas dari situasi di Gaza. Kami terus mengikuti strategi eskalasi bertahap, dan setiap kali kami maju selangkah demi selangkah," kata sumber keamanan kepada Channel 13 Israel pada hari Selasa.
Hizbullah telah berulang kali berjanji untuk melanjutkan operasinya hingga perang di Gaza berakhir.
Eskalasi yang terus berlanjut terjadi saat angkatan udara Israel melanjutkan kampanye serangan udara yang brutal dan membabi buta di Lebanon selatan dan timur.
Lebih dari 550 orang telah tewas dan lebih dari 1.800 orang terluka akibat serangan Israel sejak hari Senin. Ribuan lainnya telah mengungsi.***
Artikel Terkait
Pertempuran Sengit di Jenin Tepi Barat Palestina, Tentara Israel Panggil Bala Bantuan Tambahan
10 Hari Agresi Militer di Jenin dan Tulkarem, Pasukan Israel Mundur dari Tepi Barat Palestina
Israel Penjajah Bombardir Pengungsian Al Mawasi di Khan Younis, Tinggalkan Kawah Sedalam 9 Meter
Hamas Bantah Tudingan Israel, Sebut Pembantaian Al Mawasi Pembersihan Etnis
Israel Penjajah Kirim 88 Jenazah Membusuk ke Gaza, Kemenkes Palestina Tuntut Penjelasan