Hamas Tunjuk Yahya Sinwar Jadi Kepala Biro Politik Baru

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 7 Agustus 2024 | 17:32 WIB
Yahya Sinwar ditunjuk Hamas untuk menjadi kepala biro politik yang sebelumnya sempat diisi oleh Ismail Haniyeh. (hamasinfo.info)
Yahya Sinwar ditunjuk Hamas untuk menjadi kepala biro politik yang sebelumnya sempat diisi oleh Ismail Haniyeh. (hamasinfo.info)

SENAYANPOST - Gerakan Perlawanan Hamas akhirnya menunjuk Yahya Sinwar untuk mengisi kursi kosong Kepala Biro Politik yang sebelumnya diduduki oleh Ismail Haniyeh.

Sebelumnya, Ismail Haniyeh gugur dibunuh di Iran dan kemungkinan besar dalang dari insiden ini adalah Israel penjajah.

Pengumuman Kepala Biro Politik baru Hamas itu disampaikan pada Selasa, 6 Agustus 2024 waktu setempat.

Juru bicara Hamas, Osama Hamdan mengatakan bahwa Sinwar dipilih dengan suara bulat sebagai pemimpin baru, yang mencerminkan pemahaman gerakan tersebut tentang kebutuhan kelompok saat ini.

Baca Juga: Hamas akan Umumkan Kepala Biro Politik Baru Usai Ismail Haniyeh Gugur Diroket Israel

Ia menambahkan bahwa Sinwar selalu terlibat dalam negosiasi gencatan senjata dengan Israel.

"Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengumumkan pemilihan Komandan Yahya Sinwar sebagai kepala biro politik gerakan tersebut, menggantikan Komandan Ismail Haniyeh yang telah wafat, semoga Allah merahmatinya," kata Hamas dalam sebuah pernyataan singkat pada 6 Agustus 2024, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.

Sinwar, yang dekat dengan pendiri Hamas Sheikh Ahmed Yassin dan dikenal sebagai pendiri badan keamanan internal Hamas, sebelumnya dijatuhi hukuman oleh Israel dengan empat hukuman seumur hidup pada akhir tahun 1980-an.

Sinwar menjalani hukuman 23 tahun karena memimpin aparat keamanan internal pertama kelompok tersebut, Majd, yang menargetkan dan membunuh warga Palestina yang dicurigai bekerja sama dengan Israel.

Baca Juga: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Dimakamkan di Doha Qatar

Pada tahun 2011, ia dibebaskan bersama 1.047 tahanan Palestina dengan imbalan tentara Israel Gilad Shalit, yang diculik oleh pejuang Palestina dalam serangan lintas batas pada tahun 2006.

Sinwar, mantan komandan sayap militer Hamas, kembali ke jabatannya sebagai pemimpin terkemuka di Hamas dan terpilih sebagai kepala kantor politik Hamas di Gaza pada tahun 2017, menggantikan Haniyeh yang menjabat pada saat itu.

Pada tahun 2021, ia terpilih kembali untuk masa jabatan empat tahun lagi sebagai kepala Hamas di Gaza.

Keputusan tersebut diambil setelah Haniyeh terbunuh di Teheran pada tanggal 31 Juli.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X