Baca Juga: Presiden Mahmoud Abbas Kutuk Pembunuhan Ismail Haniyeh, Sebut Tindakan Pengecut
Menteri Urusan Diaspora Amichai Chikli mengunggah video Haniyeh yang menghadiri acara di mana orang banyak meneriakkan "Matilah Israel" di X.
Chikli menulis "Hati-hati dengan apa yang Anda inginkan".
Diskusi Gencatan Senjata di Gaza Tertunda
Pembunuhan itu terjadi di tengah negosiasi yang gagal mengenai usulan gencatan senjata Gaza yang mencakup pembebasan sandera Israel yang ditawan sejak serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan yang memicu perang.
Mesir dan Qatar, yang telah menjadi penengah perundingan, keduanya mengatakan pembunuhan itu dapat mempersulit upaya gencatan senjata.
Baca Juga: Warga Gaza Sangsi Israel Penjajah di Balik Pembunuhan Ismail Haniyeh: yang Kasih Roket Pasti..
Iran dan Hamas sama-sama mengancam akan melakukan pembalasan, tetapi bagi banyak orang, pukulan terhadap musuh bebuyutan Israel itu disambut sebagai potensi dorongan untuk mengakhiri perang.
"Saya pikir itu berita baik, baik pembunuhan Haniyeh maupun pembunuhan orang nomor dua Hezbollah kemarin. Itu berita baik bagi Israel, bagi dunia. Semoga itu juga akan berkontribusi pada berakhirnya perang dan pembebasan para sandera," kata Eitan Gurel, 72, di Tel Aviv.
Netanyahu telah memperoleh dukungan dalam jajak pendapat setelah pidatonya di Kongres AS minggu lalu, dan pukulan beruntun terhadap Hizbullah dan Hamas memulihkan citra Israel yang mengambil tindakan terhadap musuh-musuhnya, kata Aviv Bushinsky, mantan penasihat komunikasi perdana menteri.
"Orang-orang di Israel senang bahwa untuk pertama kalinya, sesuatu benar-benar terjadi," katanya.
Baca Juga: Iran Lakukan Investigasi Kasus Pembunuhan Ismail Haniyeh Kepala Biro Politik Hamas
"Jadi saya pikir Netanyahu memperoleh banyak dukungan dan Anda akan melihatnya dalam jajak pendapat. Itu menunjukkan bahwa ia masih dapat menjalankan pertunjukan, itu menunjukkan ia tahu apa yang ia lakukan dan ia memiliki semacam rencana," tambahnya.
Forum keluarga sandera Israel mengeluarkan pernyataan yang mendukung "pemusnahan bertarget penting" baru-baru ini bersama dengan pencapaian militer dari 10 bulan terakhir di Gaza.
"Namun Israel harus ingat bahwa tidak mungkin meraih kemenangan tanpa menggunakan pencapaian tersebut untuk memulangkan semua sandera," katanya.
Artikel Terkait
Iran Lakukan Investigasi Kasus Pembunuhan Ismail Haniyeh Kepala Biro Politik Hamas
Warga Gaza Sangsi Israel Penjajah di Balik Pembunuhan Ismail Haniyeh: yang Kasih Roket Pasti..
Presiden Mahmoud Abbas Kutuk Pembunuhan Ismail Haniyeh, Sebut Tindakan Pengecut
Brigade Al Qassam soal Pembunuhan Ismail Haniyeh: Kecerobohan Zionis Israel Harus Diakhiri
Profil Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas yang Jadi Target Pembunuhan di Iran